Karina Ranau dilaporkan mengalami trauma di warung, tempatnya mencari nafkah.
Istri dari mendiang aktor Epy Kusnandar ini, cerita pengalaman buruknya saat menjadi korban kekerasan oleh seorang pria tidak dikenal.
Karina membeberkan kronologi versinya secara rinci di hadapan awak media.
Insiden bermula pada Senin pagi (16/6/2026) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, saat karyawannya sedang sibuk melakukan persiapan dan terpal warung pun belum sepenuhnya dibuka.
Seorang pria tiba-tiba datang dengan sikap tidak ramah dan menuntut untuk dilayani dengan cepat.
Suasana semakin memanas ketika pria tersebut memarkirkan sepeda motornya di area yang dirasa mengganggu lingkungan sekitar.
Sebagai pemilik, Karina yang saat itu sedang menyapu berusaha menegur dan meminta pria itu memindahkan kendaraannya secara baik-baik.
Namun, teguran tersebut justru memicu amarah pelaku.
Situasi berubah mencekam dalam hitungan detik ketika sang pria menghampiri Karina dengan penuh emosi sambil membentaknya dengan keras.
"Pada saat dia kencang (membentak), saya kan megang ini (sapu). Saya lepas pengki sama sapunya karena terkejut. Saya sudah berpikir, 'Wah ini saya dipukul nih dalam hati. Bonyok nih muka saya'," tutur Karina Ranau dengan nada serius di Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2026).
Ketakutan Karina nyaris menjadi kenyataan.
Bukannya pukulan, pria tersebut justru mendorong sangat kuat ke arah bahu Karina hingga tubuhnya terpental dan terjatuh.
Akibat insiden fisik tersebut, Karina mengaku mengalami syok berat, pusing, hingga menderita luka memar pada bagian kakinya.
Kasus ini akhirnya viral di media sosial setelah Karina memberanikan diri mengunggah bukti rekaman CCTV dari toko di seberang warungnya serta video amatir yang memperlihatkan jelas wajah pelaku.
Merasa hak dan keselamatannya terancam saat sedang mencari rezeki, Karina menegaskan telah memilih jalur hukum untuk menyelesaikan perkara ini.
"Saya rasa saya berhak memposting itu. Saya butuh keadilan juga, saya digituin gitu," pungkasnya dengan tegas.