TRIBUNMANADO.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 09.50 WITA.
BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WITA.
Wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal meliputi Kecamatan Tombariri di Kabupaten Minahasa serta Kecamatan Tampan Amma di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Baca juga: Gempa Terkini di Sulawesi Tengah Pagi Ini Rabu 17 Juni 2026, Berikut Info BMKG
Cuaca ekstrem tersebut diprakirakan meluas ke sejumlah wilayah lain, termasuk kawasan Minahasa Raya, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Kepulauan Talaud, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, serta Kota Bitung dan Kota Tomohon.
BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca buruk, seperti genangan air, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 13.00 WITA.
Berikut selengkapnya:
UPDATE Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 16 Juni 2026 pkl. 13:53 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 14:03 WITA di
Kabupaten Minahasa: Tondano Barat, Tondano Timur, Eris, Tompaso, Remboken, Langowan Barat, Sonder, Tondano Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat, Tompaso Barat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Posigadan
Dan dapat meluas ke wilayah:
Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 17 Juni 2026 pkl. 09:50 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 10:00 WITA di
Kabupaten Minahasa: Tombariri,
Kabupaten Kepulauan Talaud: Tampan Amma
Dan dapat meluas ke wilayah:
Kabupaten Minahasa: Danau Tondano, Tondano Barat, Tondano Timur, Eris, Kombi, Lembean Timur, Kakas, Tompaso, Remboken, Langowan Timur, Langowan Barat, Sonder, Kawangkoan, Tombulu, Tondano Utara, Langowan Selatan, Tondano Selatan, Langowan Utara, Kakas Barat, Kawangkoan Utara, Kawangkoan Barat, Tombariri Timur, Tompaso Barat,
Kabupaten Kepulauan Talaud: Lirung, Beo, Rainis, Essang, Kabaruan, Melonguane, Gemeh, Damau, Salibabu, Kalongan, Beo Utara, Pulutan, Melonguane Timur, Moronge, Beo Selatan, Essang Selatan,
Kabupaten Minahasa Selatan: Tenga, Amurang, Tumpaan, Tareran, Kumelembuai, Amurang Barat, Amurang Timur, Tatapaan, Motoling Timur, Suluun Tareran,
Kabupaten Minahasa Utara: Kema, Kauditan, Airmadidi,
Kabupaten Minahasa Tenggara: Ratahan, Pusomaen, Belang, Ratatotok, Ratahan Timur,
Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro: Siau Timur, Siau Barat, Siau Timur Selatan, Siau Barat Selatan, Siau Barat Utara, Siau Tengah,
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: Tutuyan, Kotabunan, Nuangan, Modayag, Motongkad, Mooat,
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: Pinolosian Timur,
Kota Bitung: Madidir, Aertembaga, Matuari, Girian, Maesa,
Kota Tomohon: Tomohon Selatan, Tomohon Tengah, Tomohon Utara, Tomohon Barat, Tomohon Timur
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 13:00 WITA
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini