Guru Sentil TNI-Polri hingga DPR Punya Dapur MBG, Jalan Terakhir Ngadu ke MK untuk Perjuangkan Nasib
Dedhi Ajib Ramadhani June 17, 2026 10:56 AM

- Seorang guru bernama Iman Zanatul Haeri memberikan kesaksian dalam sidang perkara Mahkamah Konstitusi pada Senin (15/6/2026).

Ia menyoroti krisis kesejahteraan guru di Indonesia, seperti keterlambatan gaji yang berbulan-bulan.

Bahkan ada ancaman pemutusan kontrak bagi mereka yang berani menyuarakan protes terkait ketidakpastian karir dan beban kerja yang semakin mencekik.

Selain masalah kesejahteraan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai justru mengganggu efektivitas kegiatan belajar mengajar.

Hal ini karena pembagian MBG menyita jam efektif, menambah beban kerja guru sebagai pelaksana distribusi, dan mengurangi waktu persiapan mengajar.

Iman menekankan, anggaran pendidikan sebesar 20% yang diamanatkan konstitusi seharusnya diprioritaskan untuk kesejahteraan guru.

Ia mengaku sempat bingung ingin melapor ke mana karena berbagai lembaga seperti TNI-Polri hingga DPR memiliki dapur MBG.

"Kami mau melapor ke polisi tapi polisi punya dapur SPPG, kami mau melapor ke Tentara Nasional Indonesia (TNI), mereka punya dapur SPPG, kami mau melapor ke DPR RI, anggota DPR banyak yang punya SPPG, jadi ini memang jalan terakhir kita mengadu," ucap Iman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.