Dramatis, Damkar Jaktim Evakuasi Jenazah Berbobot 120 Kg dari Lantai 2 Menggunakan Tali
Hironimus Rama June 17, 2026 11:15 AM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) kembali menunjukkan dedikasinya dalam situasi darurat yang tak terduga.

Kali ini, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur melakukan evakuasi dramatis terhadap jenazah seorang warga berinisial AS pada Selasa (16/6/2026) sore.

Jenazah pria yang diduga meninggal akibat sakit tersebut harus dievakuasi dari lantai dua rumahnya di kawasan padat penduduk, tepatnya di RT 17/05, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Tantangannya tak main-main, jenazah tersebut memiliki bobot mencapai 120 kilogram.

Akses Sempit, Keluarga Minta Bantuan Ekstra

Pihak keluarga yang tidak kuat membopong jenazah ke lantai bawah akhirnya menyerah pada kondisi tangga rumah yang terlalu sempit. Membutuhkan tenaga ekstra, mereka akhirnya meminta pertolongan kepada petugas Damkar.

Kepala Seksi Operasional (Kasie Ops) Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, membenarkan adanya permintaan bantuan yang masuk melalui aparat kelurahan setempat.

"Karena tempatnya sempit di lantai 2 meminta bantuan dari kami yakni petugas damkar melalui Sekretaris Kelurahan jati untuk di turunkan ke lantai bawah," kata Wahid, Rabu (17/6/2026).

Diturunkan Lewat Teras Menggunakan Tali

Merespons laporan tersebut, pihak Gulkarmat Jaktim langsung menerjunkan 10 personel tangguh beserta dua unit kendaraan rescue ke lokasi kejadian. Kondisi lingkungan padat penduduk mengharuskan petugas memutar otak mencari celah agar evakuasi berjalan aman.

"Tim pertama tiba sekira pukul 18.00 WIB dan karena merasa butuh bantuan maka tim kedua kami kerahkan pukul 18.20 WIB," jelasnya.

Ketegangan mulai terasa saat proses evakuasi dilanjutkan pada pukul 18.23 WIB. Melihat akses dalam rumah yang tidak memungkinkan, petugas memutuskan untuk mengeluarkan jenazah—yang sudah dimasukkan ke dalam kantong—melalui teras lantai dua.

Dengan sangat hati-hati, kantong jenazah diturunkan secara perlahan menggunakan tali pengaman. Di area bawah, sejumlah petugas sudah bersiap menahan beban agar kantong tidak terjatuh.

Sementara itu, petugas di lantai atas bersama warga saling berkoordinasi mengatur ritme turunnya kantong jenazah agar tidak membentur bangunan.

Kerja keras dan kehati-hatian tim di lapangan akhirnya membuahkan hasil yang melegakan.

"Sekira pukul 19.20 WIB atau kurang lebih hampir satu jam jenazah berhasil kami evakuasi ke lantai dasar," tandasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.