Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa Terjadi, Berlaku di Dalam Rumah hingga Pantai
Lisna Ali June 17, 2026 12:23 PM

TRIBUNPALU.COM - Gempa Bumi susulan pascagempa bermagnitudo 6,7 di wilayah Sulawesi Tengah hingga kini dilaporkan masih terus terjadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa rangkaian aktivitas seismik ini berkaitan erat dengan pergerakan Sesar Sausu yang masih aktif dan sedang mengalami penyesuaian setelah pelepasan energi utama.

Hingga Rabu, 17 Juni 2026 pukul 08.30 WITA, pihak BMKG total telah merekam sebanyak 466 kejadian gempa susulan.

Dari ratusan getaran tersebut, tercatat ada 25 kejadian gempa yang guncangannya sempat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Rangkaian aktivitas seismik beruntun ini berkaitan erat dengan karakteristik pergerakan aktif dari struktur patahan lokal Sesar Sausu.

Struktur tersebut saat ini sedang mengalami fase penyesuaian geologis yang masif setelah pelepasan energi utama bermagnitudo 6,7 sebelumnya.

Berdasarkan analisis awal BMKG, gempa tersebut tergolong sebagai gempa kerak dangkal akibat adanya mekanisme sesar normal.

Kondisi patahan ini menunjukkan adanya gaya regangan pada kerak bumi yang menyebabkan satu blok batuan turun relatif terhadap blok lainnya.

Kedalaman pusat gempa yang relatif dangkal memicu guncangan terasa kuat di permukaan dan berpotensi merusak bangunan tidak tahan gempa.

Baca juga: Pemkab Parimo Gelar Zikir Akbar Pascagempa M 6,7, Ajak Masyarakat untuk Berdoa

Baca juga: Pascagempa M 6,7, Pemkot Palu Liburkan Sementara Siswa SD dan SMP

Cara menyelamatkan diri saat gempa

Guna mengantisipasi dampak buruk dari guncangan susulan yang masih terjadi, berikut langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi Gempa Bumi. dikutip dari BMKG.

1. Saat berada di dalam bangunan

Apabila Anda berada di dalam bangunan saat terjadi gempa bumi, lakukan hal-hal berikut:

Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau perabotan kuat lainnya.

Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan.

Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

2. Saat berada di luar bangunan atau area terbuka

Jika Anda berada di dalam luar bangunan atau di area terbuka saat terjadi gempa bumi, lakukan hal-hal berikut :

Hindari bangunan yang ada di sekitar Anda (gedung, tiang listrik, pohon, dll.)

Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi retakan tanah.

3. Saat sedang mengendarai mobil

Apabila Anda sedang mengendarai mobil atau sedang berada di dalam mobil ketika terjadi gempa bumi, lakukan hal-hal berikut:

Keluar, turun dari mobil.

Menjauh dari mobil.

Hindari jika terjadi pergeseran tanah atau kebakaran.

Hindari bangunan yang ada di sekitar Anda (gedung, tiang listrik, pohon, dll).

Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi retakan tanah.

4. Saat berada di pantai dan sekitarnya

Jika Anda tinggal di sekitar pantai, atau sedang berada di pantai dan sekitarnya saat gempa bumi terjadi, segera jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

Selamatkan diri Anda, baca lagi poin 1, 2, dan 3 yang disebutkan sebelumnya.

5. Saat berada di daerah pegunungan

Jika Anda tinggal di daerah pegunungan atau sedang berada di daerah pegunungan ketika terjadi gempa bumi, segera hindari daerah yang rawan longsor.

Selamatkan diri Anda, baca lagi poin 1, 2, dan 3 yang disebutkan sebelumnya.

Demikian penjelasan tentang apa yang harus dilakukan saat gempa bumi terjadi.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.