TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, sekolah di berbagai daerah mulai mempersiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru.
MPLS merupakan kegiatan awal yang bertujuan membantu siswa mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, hingga berbagai program yang tersedia di sekolah.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses adaptasi peserta didik, terutama bagi siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan baru, baik SD, SMP maupun SMA/SMK.
Pelaksanaan MPLS umumnya dilakukan pada pekan pertama masuk sekolah dan berlangsung selama beberapa hari sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan satuan pendidikan.
Agar kegiatan lebih menarik dan berkesan, sekolah dapat menghadirkan berbagai aktivitas edukatif, kreatif, serta menyenangkan yang tetap mengedepankan nilai karakter dan pembelajaran.
Berikut 10 ide kegiatan MPLS yang dapat menjadi referensi bagi sekolah dan guru pada tahun ajaran 2026/2027.
Baca juga: Daftar Sekolah Dasar di Melawi, Jelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027 Pendaftaran Anak Sekolah
1. Pengenalan Guru dan Warga Sekolah
Peserta didik baru perlu mengenal seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, petugas perpustakaan hingga petugas keamanan dan kebersihan.
Kegiatan ini membantu siswa merasa lebih nyaman dan mudah berinteraksi di lingkungan sekolah.
2. Sosialisasi Tata Tertib dan Budaya Sekolah
Pengenalan tata tertib menjadi salah satu materi wajib dalam MPLS.
Melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami hak, kewajiban, aturan, serta budaya positif yang diterapkan di sekolah sehingga mampu beradaptasi dengan baik sejak awal.
3. Tur Keliling Lingkungan Sekolah
Peserta didik diajak mengunjungi berbagai fasilitas sekolah seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, UKS, kantin, lapangan olahraga, hingga ruang layanan konseling.
Kegiatan ini membantu siswa lebih cepat mengenali lingkungan belajar mereka.
4. Pengenalan Ekstrakurikuler
Sekolah dapat memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia, seperti olahraga, seni, pramuka, PMR, paskibra, jurnalistik, hingga klub sains.
Dengan demikian siswa dapat menemukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
5. Lomba Kreativitas Kelompok
Untuk membangun kerja sama dan kekompakan, siswa dapat mengikuti lomba sederhana seperti membuat poster, yel-yel kelompok, video pendek, atau presentasi kreatif mengenai sekolah.
6. Penanaman Pohon dan Program Peduli Lingkungan
Kegiatan penghijauan dapat menjadi sarana pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Selain menanam pohon, siswa juga dapat diajak mengikuti program kebersihan sekolah.
7. Pengenalan Visi, Misi dan Program Sekolah
Peserta didik perlu memahami visi, misi, serta program unggulan sekolah agar memiliki gambaran mengenai tujuan pendidikan dan budaya yang ingin dibangun.
8. Materi Karakter dan Kepemimpinan
Sekolah dapat memberikan pembekalan mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, etika pergaulan, literasi digital, anti perundungan (bullying), hingga kepemimpinan.
Materi ini penting untuk membentuk karakter positif peserta didik sejak awal.
9. Pameran Karya dan Pentas Seni
MPLS juga dapat diisi dengan kegiatan yang memberi ruang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas melalui pameran karya, pertunjukan musik, tari, puisi, atau seni lainnya.
10. Bakti Sosial dan Aksi Kepedulian
Kegiatan sosial seperti kerja bakti, penggalangan donasi, atau kunjungan sosial dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian, dan semangat gotong royong di kalangan peserta didik.
MPLS Harus Edukatif dan Menyenangkan
Pelaksanaan MPLS diharapkan menjadi sarana yang edukatif, ramah anak, serta bebas dari perploncoan maupun tindakan yang tidak mendidik.
Dengan kegiatan yang kreatif dan positif, peserta didik baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memulai tahun ajaran baru dengan semangat dan rasa percaya diri yang tinggi.