Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Sulteng Aman Pascagempa M 6,7
Regina Goldie June 17, 2026 11:29 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan operasional penyaluran energi di Sulawesi Tengah tetap berjalan normal pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong, Selasa (16/6/2026).

Gempa yang terjadi pada pukul 11.27 WITA itu berpusat di koordinat 1,05 Lintang Selatan dan 120,18 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. 

Sales Branch Manager (SBM) Sulteng I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan Asasia, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan dan monitoring terhadap seluruh lembaga penyalur setelah gempa terjadi.

"Hasil monitoring menunjukkan seluruh SPBU dan lembaga penyalur yang kami pantau masih beroperasi normal. Sejauh ini tidak terdapat laporan kerusakan maupun gangguan operasional yang berdampak pada penyaluran energi kepada masyarakat," ujar Made dalam keterangan tertulis yang diterima TribunPalu.com.

Ia menjelaskan, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Sulawesi Tengah saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: PLN UIP Sulawesi Tinjau Pengembangan Kopi Batui, Dorong Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

Selain itu, distribusi dari terminal BBM maupun fasilitas LPG juga berjalan lancar sehingga pasokan energi di seluruh wilayah layanan tetap terjaga.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menginstruksikan seluruh lembaga penyalur untuk tetap menjalankan operasional sesuai standar keselamatan yang berlaku. 

Pertamina juga meminta seluruh fasilitas penyalur melakukan pengecekan sarana dan prasarana secara berkala serta segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi mengganggu pelayanan.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan kondisi di lapangan tetap aman dan kondusif, termasuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan keselamatan masyarakat, pekerja, dan mitra kerja menjadi perhatian utama dalam setiap kondisi kedaruratan.

"Kami terus memantau perkembangan situasi bersama instansi terkait dan memastikan kesiapan operasional penyaluran energi di Sulawesi Tengah tetap terjaga. Pertamina juga mengingatkan seluruh lembaga penyalur untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan prosedur keselamatan secara disiplin," kata Lilik.

Baca juga: PLN UIP Sulawesi Gandeng Kejari Jeneponto Kawal Pembangunan SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng

Lilik mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM maupun LPG secara berlebihan atau panic buying.

"Stok BBM dan LPG dalam kondisi aman serta distribusi berjalan lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir dan diharapkan membeli produk energi sesuai kebutuhan agar pelayanan dan distribusi tetap optimal bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa dan harapan bagi masyarakat yang merasakan dampak gempa bumi tersebut.

"Semoga masyarakat yang terdampak diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan dalam menghadapi situasi ini. Kami berharap kondisi di Sulawesi Tengah tetap aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa," tambahnya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang terkait perkembangan kondisi kegempaan.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait layanan energi Pertamina atau menemukan kendala dalam penyaluran BBM dan LPG dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang beroperasi selama 24 jam. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.