Mantap! DKPKP Pangandaran Tebar 50 Ribu Benih Ikan di Bendungan Matras, Jadi Daya Tarik Wisata Baru
Dedy Herdiana June 17, 2026 02:04 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) melakukan restocking atau penebaran benih ikan air tawar di aliran Sungai Bendungan Matras, Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Rabu (17/6/2026).

Bendungan Matras itu merupakan satu spot wisata yang kini ramai dikunjungi wisatawan lokal untuk berkumpul dan botram sambil menikmati keindahan alam.

Untuk menjaga ekosistem dan populasi di perairan, sedikitnya ada sebanyak 50 ribu ekor benih ikan yang ditebar di sungai matras. 

Jenis ikan yang ditebar meliputi ikan tawes, nilem, dan ikan emas yang merupakan spesies yang sesuai dengan habitat sungai setempat.

Baca juga: Viral Kapal Tongkang Diduga Muatan Batu Bara Miring di Batukaras Pangandaran, Wisatawan Sempat Cemas

Kepala DKPKP Kabupaten Pangandaran, Usep Efendi, menyebut, restocking ini menjadi bagian dari upaya Pemda dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan di wilayah Pangandaran.

"Alhamdulillah hari ini kita melakukan restocking ikan yang habitatnya di sungai dengan menebar sebanyak 50 ribu ekor benih ikan air tawar jenis tawes, nilem, dan ikan emas di aliran Sungai Bendungan Matras," ujar Usep kepada sejumlah wartawan di bendungan matras, Rabu pagi.

Menurutnya, pelestarian sumber daya ikan menjadi langkah penting agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga habitat ikan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak ekosistem sungai.

"Upaya ini dilakukan untuk menjaga kekayaan alam agar memberikan nilai manfaat bagi kehidupan manusia," katanya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga habitat ikan demi keberlangsungan generasi mendatang.

"Kita harap, restocking ini mampu memperkuat ketahanan ekosistem perairan di Pangandaran, menjaga keseimbangan lingkungan, serta mendukung keberlanjutan sumber daya alam," ucap Usep. (*)

 

 

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.