Penyebab Sarwendah Tak Pertemukan Anak dengan Ruben Onsu, Kuasa Hukum Curiga Ketakutan Mantan Istri
Lisna Ali June 17, 2026 02:08 PM

TRIBUNPALU.COM - Kuasa hukum presenter Ruben Onsu, Minola Sebayang, membeberkan dinamika terkait polemik pemenuhan hak asuh anak kliennya.

Pihaknya secara blak-blakan mencium adanya gelagat yang tidak biasa dari sang mantan istri, Sarwendah.

Sarwendah dinilai sengaja membatasi dan tidak mempertemukan anak-anak mereka dengan Ruben Onsu dalam beberapa waktu terakhir.

Minola Sebayang menduga hal ini dipengaruhi adanya ketakutan yang dialami Sarwendah.

Sebenarnya, menurut kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, hal yang diinginkan kliennya hanyalah bertemu dengan anak-anaknya. 

Simpel, Ruben Onsu menginginkan dua buah hati mereka berada dalam pengasuhannya selama kurang lebih tiga hari dalam seminggu.

Sayangnya, hal itu tak dipenuhi oleh Sarwendah. 

Padahal perjanjian mereka sudah dicantumkan dalam akta kesepakatan pasca perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu.

“Memang yang diinginkan Ruben cuma sederhana kok. Dia bisa berkumpul dengan anak-anaknya dua, dua sampai tiga hari dalam seminggu,” ujar Minola Sebayang kepada awak media melalui sambungan Zoom Meeting, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Pemkab Morowali Perketat Pelaksanaan CSR, Proposal Wajib Diverifikasi OPD

Baca juga: Diserang Pendukung Ruben Onsu saat Live, Adik Sarwendah Tuding Netizen Dibayar: Gak Punya Duit Ya

Meskipun keinginan Ruben Onsu dinilai tak menyulitkan, namun Sarwendah tetap tak memenuhinya. 

Hal ini yang membuat Kuasa Hukum Ruben Onsu melihat ada indikasi Sarwendah ketakutan untuk menyerahkan anak-anaknya pada Ruben Onsu.

“Kan ini kan sesuatu hal yang tidak, tidak terlalu sulit kan untuk dipenuhi gitu loh. Kecuali ada sesuatu yang ditakutkan oleh si S gitu loh,” ujar Minola Sebayang.

“Takut misalnya ada omongan-omongan yang terlanjur sudah lepas di lingkungan tertutup, di ruang tertutup seperti yang dituliskan itu akhirnya sampai ke Ruben, kan begitu,” lanjutnya.

Sebaliknya, jika tidak ada yang ditakutkan Sarwendah maka hal mudah baginya untuk memberikan waktu anak-anaknya bertemu dengan Ruben Onsu. 

Hal itulah yang membuat pihak Ruben Onsu memiliki dugaan adanya ketakutan dari Sarwendah.

“Tapi kalau memang misalnya enggak ada yang ditakutkan, semuanya baik-baik saja, enggak pernah diarahkan untuk hal-hal yang tidak baik, atau omongan yang tidak baik, ya diserahkan saja anak-anaknya sama Ruben, kan selesai,” terangnya.

“Nanti pada waktu udah selesai sama Ruben, kembali lagi ke dia. Kan itu wajar-wajar saja,” tutup Minola Sebayang.

Ruben Onsu meminta hak nya untuk dipertemukan dengan dua buah hati yang tengah berada di dalam pengasuhan Sarwendah.

Sementara itu, Sarwendah mempermasalahkan nafkah anak yang tak diberikan Ruben sejak akhir tahun. 
Sarwendah juga menyinggung soal utang Ruben Onsu dengan jaminan rumah yang dihuninya. 

Biaya Les Balet Bikin Syok

Di sisi lain, Ruben Onsu bayar puluhan juta sebulan, biaya asli les balet anak Sarwendah mulai ditelisik.

Konflik antara presenter Ruben Onsu dan Sarwendah yang kian memanas kini makin jadi perhatian publik.

Nominal nafkah anak mencapai Rp225 juta yang ditagihkan pihak Sarwendah kepada Ruben membuat heboh netizen.

Tak sedikit yang membuat kondisi itu sebagai pembahasan bahkan bahan guyonan di media sosial.

Selain total nominal, rincian biaya yang disampaikan Sarwendah kepada Ruben juga tak ketinggalan jadi pembicaraan. Satu diantaranya terkait biaya les balet.

Dalam tangkapan layar chat Sarwendah kepada Ruben yang dibeberkan kuasa hukum sang presenter yakni Minola Sebayang, nampak biaya les balet untuk 2 anaknya mencapai Rp22 juta.

Sebuah postingan di akun Tiktok @mbokbakull mengungkap pembicaraan netizen yang menelisik biaya les balet tersebut.

Seorang warganet mengaku mendapat informasi dari orang tua murid les balet di tempat yang sama dengan anak Sarwendah.

Disebutkan, biaya les balet di tempat tersebut berkisar antara Rp1-Rp1,5 juta untuk satu anak.

"Yang lagi ramai uang balet Rp 22 juta, tetapi dikonfirmasi sama emak temennya anaknya yang satu les biayanya Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Nah lho," tulis akun tersebut dalam keterangannya, dikutip Selasa (16/6/2026).

Menanggapi hebohnya pembahasan warganet di media sosial, Minola pun memberikan tanggapannya. 

Sebagai kuasa hukum, Minola merasa sang klien sudah amat rutin dalam memberikan uang nafkah anak tiap bulannya.

Pun seperti yang tertulis dalam rincian yang disampaikan Sarwendah, Ruben tidak hanya dibebani uang nafkah anak saja namun diminta membayar sebagian keperluan rumah tangga mantan istrinya.

"Saya tidak tahu uang itu untuk apa. Artinya tidak hanya untuk kebutuhan anak saja kalau dari rincian yang disampaikan oleh S (Sarwendah)," tutur Minola, dikutip dari YouTube Cumicumi, Selasa (16/6/2026).

Pun soal adanya dugaan biaya les balet anak hanya Rp1 jutaan dan tidak sesuai seperti yang dirincikan Sarwendah, Minola ikut mempertanyakan selisih uang sisa dipakai untuk apa.

"Kalau kemudian (dugaan) uang les balet cuma Rp1 juta sampai Rp1,5 juta tapi tiap bulan diminta Rp22 juta," tuturnya.

Pihaknya lantas menyoroti soal dugaan ketidakjujuran dari pacar Giorgio Antonio itu.

"Kemudian selisihnya dibelikan hal-hal yang lain, kan kita nggak tahu. Tapi yang pasti ada ketidakjujuran di sini," lanjutnya.

Sementara disinggung Minola, seharusnya Ruben sebagai ayah hanya bertanggung jawab atas kebutuhan anak saja, tidak sampai membayar semua keperluan rumah tangga.

Seperti halnya membayar gaji asisten rumah tangga, uang laundry hingga membiayai keperluan hewan peliharaan di rumah itu.

"Padahal kalau dilihat dari akta 39-nya (surat perjanjian pasca-cerai) Ruben bertanggungjawab atas biaya anaknya bukan (seluruh) biaya rumah tangga," tuturnya.

Untuk itu, Minola meminta perlu adanya diskusi ulang dalam membahas soal keperluan anak.

Harusnya kebutuhan anak didiskusikan bersama antara Sarwendah dan Ruben.

Meskipun hak asuh atas dua putrinya berada ditangan sang ibu, namun tidak serta-merta Sarwendah yang paling berhak mengatur setiap kebutuhan anak.

"Tapi sebelumnya memang harus ada diskusi, nggak bisa S ini memutuskan sendiri. Anaknya mau dileskan ini, leskan itu. Harus mereka berdua yang memutuskan. Ruben sebagai ayah harus memberikan masukan."

"Tinggalnya memang bersama ibunya, tapi bukan berarti masa depan anak ini hanya S aja yang menentukan. Seolah itu hanya anaknya S aja," lanjutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.