SERAMBINEWS.COM – Setelah sukses dengan Intervensi 1 dan 2, SCOPH CIMSA FK USK kembali menggelar Intervensi 3 program TUNTAS! (Tumbuh Tanpa Stunting) di Desa Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.
Kali ini, fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan pemahaman ibu-ibu PKK mengenai antropometri dan imunisasi dasar sebagai kunci utama pemantauan tumbuh kembang anak.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, dikemas secara interaktif melalui interactive lecturing, Focus Group Discussion (FGD), serta praktik langsung. Hadir sebagai narasumber ahli, dr. Dessy Rizqie Soufyan, yang membawakan materi seputar antropometri dan imunisasi dasar. Ibu-ibu PKK mendengarkan dengan seksama dan berinteraksi aktif dengan dokter Dessy.
Selama sesi tanya jawab, ibu-ibu PKK menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Banyak sekali pertanyaan yang diajukan kepada dr. Dessy, mulai dari cara menimbang bayi yang tidak mau diam, mitos imunisasi menyebabkan autisme, cara mendapatkan imunisasi yang lengkap, hubungan lingkar kepala dengan stunting, hingga tanda-tanda stunting pada anak yang susah makan.
Dessy menjawab setiap pertanyaan dengan sabar dan jelas, membuat ibu-ibu semakin paham pentingnya imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan praktik langsung pengukuran antropometri. Ibu-ibu dibagi ke dalam kelompok kecil dan didampingi oleh peer educator, dan fasilitator panitia yang sehari sebelumnya telah mengikuti pre-activity training bersama Kak Naura Aziza.
Dalam pelatihan tersebut, Kak Naura melatih para fasilitator tentang cara pengukuran berat badan, panjang badan, dan lingkar kepala yang benar sesuai standar WHO. Para fasilitator kemudian membimbing ibu-ibu PKK peer educator untuk menjelaskan dan mempraktikkan pengukuran tersebut kepada ibu-ibu PKK lainnya. Ibu-ibu tampak sangat senang dan bersemangat.
Banyak dari mereka yang baru pertama kali belajar cara mengukur panjang badan balita dengan posisi berbaring yang benar. Suasana FGD berlangsung hangat dan penuh tawa. Ibu-ibu saling membantu dan berdiskusi dengan antusias.
Kemudian, panitia memberikan hadiah kecil kepada seluruh ibu-ibu PKK dan dengan bangga panitia memberikan apresiasi khusus kepada Ibu Putri Sakinah sebagai peserta terbaik Intervensi 3 TUNTAS! 2.0. Seluruh ibu-ibu pun memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan.
Baca juga: FK USK dan RSUDZA Hadirkan Layanan THT Gratis di Gampong Lhang Aceh Besar
Ketua Panitia TUNTAS! 2.0, Nayla Gemasih, menyampaikan kesannya bahwa ibu-ibu PKK sangat antusias, terutama saat sesi praktik mengukur panjang badan dan lingkar kepala. Banyak pertanyaan antusias yang diajukan kepada dr. Dessy.
“Kami juga bersyukur dengan pelatihan fasilitator oleh Kak Naura Aziza sehari sebelumnya, sehingga para fasilitator siap mendampingi ibu-ibu dengan baik. Kebersamaan dan keceriaan ibu-ibu saat FGD sungguh mengharukan," ujarnya.
Dengan Intervensi 3 ini, SCOPH CIMSA FK USK berharap ibu-ibu PKK Desa Punge Jurong semakin berdaya dalam memantau tumbuh kembang anaknya sendiri, memahami pentingnya imunisasi, dan mampu melakukan pengukuran antropometri sederhana secara mandiri di rumah.(rel/*)