KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Sektor Pangan Jadi Prioritas
Content Writer June 18, 2026 03:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, BRI secara berkelanjutan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai wilayah untuk meningkatkan produktivitas, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sektor riil yang menjadi penopang perekonomian nasional.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan komitmen tersebut tercermin dari realisasi penyaluran KUR BRI yang sepanjang Januari hingga Mei 2026 telah mencapai Rp84,36 triliun atau setara 46,87 persen dari total alokasi KUR tahun 2026 sebesar Rp180 triliun.

“Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18?ri total KUR yang telah disalurkan,” ujar Akhmad dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Berkat KUR BRI, Warung Sarapan Pecel Milik Catur Kini Kian Berkembang

Sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, sektor pertanian tercatat sebagai penerima terbesar penyaluran KUR BRI dengan nilai pembiayaan mencapai Rp35,91 triliun.

Pencapaian tersebut menjadi wujud komitmen BRI dalam mendukung produktivitas petani sekaligus memperkuat sektor yang menjadi fondasi ketahanan pangan dan motor penggerak ekonomi di berbagai daerah.

Penyaluran KUR BRI memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

Menurut Akhmad, fokus penyaluran KUR pada sektor-sektor produktif sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, serta memperkuat pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.

“KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. Penyaluran yang diarahkan ke sektor-sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional. Melalui akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran, UMKM dan pelaku usaha dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Capaian ini mencerminkan konsistensi BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Melalui penyaluran KUR, BRI terus mengambil peran dalam memperkokoh fondasi ekonomi rakyat di berbagai daerah.

Baca juga: Akses Modal Lewat KUR BRI, Samsudin Raup Jutaan Rupiah Per Hari Berkat Usaha Ramesan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.