TRIBUNMANADO.CO.ID - MANADO - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai aliansi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, di Jalan Manado-Bitung, Kelurahan Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Rabu (17/6/2026).
Lokasi kantor DPRD Sulut berada di kawasan Kairagi, sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Manado atau kurang lebih 15-20 menit perjalanan kendaraan dari Kantor Wali Kota Manado.
Dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, jaraknya sekitar 6 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 10-15 menit.
Aksi demonstrasi yang berlangsung sejak siang hari itu diikuti mahasiswa dari berbagai organisasi dan aliansi.
Mereka menyuarakan sedikitnya 16 tuntutan yang berkaitan dengan berbagai persoalan nasional maupun daerah.
Dalam aksi tersebut, massa membawa sebuah keranda yang ditempeli foto Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Keranda itu dibawa dan diperlihatkan di area depan gedung DPRD Sulut saat demonstrasi berlangsung.
Sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 Wita, suasana aksi sempat memanas ketika para peserta demonstrasi berupaya memasuki kompleks kantor DPRD Sulut.
Namun, pintu gerbang utama gedung legislatif tersebut tetap dalam keadaan tertutup sehingga massa tidak dapat masuk ke dalam area kantor.
Sejumlah mahasiswa kemudian melakukan aksi mendorong dan mendobrak pagar depan kantor DPRD Sulut sebagai bentuk protes agar aspirasi mereka dapat diterima langsung oleh wakil rakyat yang berada di gedung tersebut.
Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban selama penyampaian aspirasi berlangsung.
Sekadar info, cuaca di lokasi tampak mendung dan terasa dingin menusuk. Namun suasana terasa panas.
Apalagi saat mahasiswa melakukan pembakaran di depan pagar.
Asap sangat banyak dan tumpah hingga ke jalan.
Beberapa saat kemudian, amatan tim Tribun Manado di lokasi, Rabu sore jelang malam, pukul 17:00 Wita, demo berakhir rusuh.
Aparat dan mahasiswa terlibat bentrok.
Sejumlah mahasiswa pun diamankan aparat.
Hingga pukul 17:50 Wita, aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi demo, tepatnya di Jalan Raya Manado - Minut - Bitung, tepatnya dari Pertamina Kairagi Satu menuju by pass, Jalan Ringroad Manado.
Jarak Kantor DPRD Sulut ke Kantor Gubernur Sulut yang terletak di Jalan 17 Agustus, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, sejauh 8,1 kilometer dengan waktu tempuh 19 menit menggunakan kendaraan lewat Jalan Yos Sudarso.
Sementara, Kantor DPRD Sulut ke perguruan tinggi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado yang berada di Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara, berjarak 9,8 kilometer.
Waktu tempuh 23 menit dengan berkendara lewat Jalan Yos Sudarso.
Ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado sejauh 8,3 kilometer dengan berkendara lewat Jalan A.A. Maramis/Kairagi - Mapanget. Durasi perjalanan 15 menit.
Berikut ini beberapa hal yang menjadi tuntutan para pendemo:
Turunkan Rezim Prabowo Dan Gibran
(TribunManado.co.id/Art)