TRIBUNJATIM.COM - Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah mencuat setelah sang presenter memutuskan menghentikan sementara pemberian nafkah kepada anak-anaknya.
Ini dilakukan Ruben Onsu sebagai bentuk protes karena merasa kesulitan bertemu dengan mereka.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, turut menyinggung persoalan tersebut, termasuk terkait nominal nafkah yang selama ini diberikan.
Di tengah polemik yang berkembang, Ruben mengakui bahwa dirinya memang tidak lagi mengirimkan nafkah seperti biasanya.
Baca juga: Sindiran Ruben Onsu soal Giorgio Antonio Buat Konten Iklan Tapi Numpang di Rumahnya: Pada Amnesia
Meski demikian, Ruben menilai perhatian publik hanya tertuju pada keputusan tersebut tanpa melihat kontribusi yang telah ia berikan selama bertahun-tahun sebagai ayah.
Ia mengaku kecewa karena upaya dan kerja kerasnya selama ini seolah tidak mendapat perhatian.
Menurut Ruben, selama ini dirinya selalu memenuhi kewajiban memberikan nafkah secara rutin.
Namun ketika pembayaran itu dihentikan dalam beberapa waktu terakhir, persoalan tersebut justru menjadi perbincangan luas.
"Jadi kalau dibahas tentang nafkah ini, kalau baru cari nafkah 6 bulan. Kemarin-kemarin ketika jadi keringat, jerih payah, keringat saya, capek pun ke mana? Hanya dinilai dari 6 bulan terakhir gitu? Lari ke mana semuanya selama ini?" kata Ruben, Rabu (17/6/2026), melansir dari Grid.ID.
Ruben juga menawarkan diri untuk mengurus anak-anaknya.
Terlebih jika sang mantan istri tak sanggup menafkahi putri-putrinya.
"Ya sudah, kalau tidak sanggup, serahkan anak-anak ke saya, saya yang membesarkan!" jelasnya.
Minola sebayang, kuasa hukum Ruben pun buka suara mengenai hal ini. Menurutnya, Ruben Onsu telah melakukan kewajibannya sebagai ayah dengan mengirimkan nafkah.
Namun, ia tidak mendapatkan haknya untuk bertemu anak-anaknya. Hal inilah yang akhirnya membuat sahabat Ivan Gunawan itu tidak lagi mengirim uang.
"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku nggak dapat'. Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku," jelas Minola.
Baru-baru ini, pihak Ruben pun mengungkap bahwa sang presenter belum memiliki niat untuk mengirim nafkah lagi.
Hal ini akan terus berlanjut jika Ruben belum memiliki kesempatan untuk bertemu anaknya.
"Sebelum anak-anak ini diberikan waktu untuk berkumpul dengan Ruben 2 sampai 3 hari, Ruben juga akan menunda terus apa yang menjadi kewajibannya," kata Minola Sebayang kepada awak media.
"Meskipun banyak orang mengatakan tidak boleh menunda, ini kita bicara masalah kesepakatan," sambung dia.
Tak hanya itu, Minola mengungungkap bahwa kliennya juga keberatan terkait biaya yang fantastis.
Pasalnya, diketahui, biaya untuk buang sampah hingga perawatan anjing pun ditanggung oleh Ruben.
Padahal, menurutnya, Ruben hanya berkewajiban menafkahi anaknya. Minola pun juga mempertanyakan mengapa kliennya harus menanggung semua biaya yang keluar.
"Sebenarnya kebutuhan anak-anak itu berapa? Jangan uang sampah juga dijadikan kewajiban Ruben," jelasnya.
Baca juga: Pakar Hukum Minta Ruben Onsu Audit Nafkah Anak Rp 200 Juta, Pengacara Kuak Tagihan Sampah Sarwendah
Dirinya berharap adanya negosiasi antaran mantan suami istri itu. Hal ini untuk meluruskan persoalan nafkah ini.
"Jangan uang dogie (anjing) juga dijadikan kewajiban Ruben. Nah, ini bolehlah kita artinya itu ada negosiasi," sambungnya.
Hingga saat ini, permasalahan Ruben dan Sarwendah belum menemukan titik temu. Bahkan, keduanya pun masih saling sindir.
Pihak Ruben mengungkap bahwa tidak akan mengirimkan nafkah sampai sang presenter bertemu dengan putri-putrinya.