Pimpinan DPRD Sulut Sayangkan Demo Berujung Perusakan Pagar Kantor Dewan 
Ventrico Nonutu June 18, 2026 10:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter menyayangkan aksi unjuk rasa berujung ricuh oleh sejumlah elemen mahasiswa Cipayung plus di kantor DPRD Sulut, Rabu (17/6/2026).

Diketahui aksi memprotes sejumlah kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wapres Gibran tersebut diwarnai aksi merobohkan pagar kantor DPRD Sulut serta baku hantam antara mahasiswa dan polisi. 

Ditemui usai unjuk rasa, Rabu sore, Anter saat itu didampingi personel DPRD Sulut Jeane Laluyan dan Hillary Tuwo. 

Mengenakan kameja kotak kotak putih dan hitam, raut wajahnya memperlihatkan keprihatinan mendalam.

Ia menyebut para mahasiswa mestinya dapat berdemo lebih santun dan substansial. 

"Boleh menyurat ke DPRD atau kalau ada perwakilan 5 sampai 10 orang akan kami terima, jangan sampai seperti pelaksanaan hari ini," kata dia Rabu (17/6/2026) sore. 

Ia menuturkan, pihaknya juga sudah punya pengalaman dimana pendemo diterima di dalam dan melakukan aksi tak tertib. 

Bahkan merusak fasilitas didalamnya. 

Diketahui aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sulut berakhir ricuh. 

Pendemo merobohkan pintu pagar kantor DPRD Sulut. 

Mereka juga menyerang aparat kepolisian yang berjaga di dalam kantor DPRD. 

Aparat dengan dukungan water Cannon lantas memukul mundur mahasiswa hingga ke depan Pom Bensin Kairagi yang berjarak sekira 200 meter dari kantor DPRD Sulut. 

Tembakan gas air mata juga dilancarkan aparat para kerumunan pendemo. 

Sejumlah pendemo berhasil diamankan di seputaran pom bensin Kairagi. 

Kantor DPRD Sulut berlokasi di Kelurahan Kairagi Satu, Kecamatan Mapanget Manado. 

Letaknya di depan jalan Manado Bitung. Dari Bandara Sam Ratulangi berjarak sekira 5 kilometer. 

Dari kantor Gubernur Sulut berjarak sekira 6 kilometer. 

Sejumlah eleman mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Sulut, Rabu (17/6/2026). 

Demo berakhir rusuh. Aparat dan mahasiswa terlibat bentrok.  Sejumlah mahasiswa diamankan aparat. 

Tuntutan para Pendemo

Isu Nasional

Turunkan Rezim Prabowo Dan Gibran

Restrukturasi Kabinet Yang Gemuk

Pemangkasan Anggaran

Legislatif,Eksekutif, Yudikatif

Tolak Koperasi Merah Putih

Tolak dan Revisi Kembali UU Polri

Tolak Militerisme di Tanah Sipil dan Kembalikan TNI ke Barak

Tolak PSN Yang Ada di Papua

Mendesak Pertamina Untuk Memastikan Pasokan BBM subsidi Tersedia Secara Nasional

Hentikan Seluruh Pelanggaran HAM di Indonesia

Isu Lokal

Menolak Keras Perampasan Ruang Hidup Masyarakat Sulawesi Utara

Menekan Publikasi Draft RTRW

Kenaikan Harga Bahan Pokok

Desentralisasi Pendapatan Daerah

Evaluasi Program Trans Manado

Tuntaskan Kasus Pelecehan Seksual di Sulawesi Utara

Tolak MBG di Kelola Kampus. 

(TribunManado.co.id/Art)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.