Bupati Yaumil Resmi Luncurkan Program RTLH 2026 di Buluparigi, Warga Kurang Mampu Jadi Sasaran Utama
Abd Rahman June 18, 2026 11:47 AM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, resmi meluncurkan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026 di Dusun Bantayang, Desa Buluparigi, Kecamatan Baras, Rabu (17/6/2026).

Peluncuran program tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pasangkayu.

Kegiatan itu turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Badaruddin, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Wakil Ketua II DPRD Pasangkayu, Danramil 1427-03/Baras Kapten Czi Muhammad Yusuf, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumarlin, Camat Baras, Camat Dapurang, Kepala Desa Buluparigi, serta masyarakat Dusun Bantayang.

Baca juga: Buaya Kembali Muncul di Pantai Labuan, BPBD Pasangkayu Segera Pasang Papan Peringatan

Baca juga: Soal Bahasa Indonesia Kelas XI: Pembahasan Vlog “Bike Sharing Jakarta”

Dalam laporannya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sumarlin, menjelaskan bahwa program RTLH merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menyediakan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Ia mengatakan, pada tahap awal program tersebut akan menyasar tiga kecamatan, yakni Kecamatan Baras, Kecamatan Sarudu, dan Kecamatan Sarjo.

"Saat ini prosesnya masih pada tahap peninjauan dan verifikasi data calon penerima bantuan agar penyalurannya tepat sasaran," ujarnya.

Sumarlin juga menyampaikan apresiasi kepada para camat yang telah berkontribusi mendukung pelaksanaan program tersebut dan berharap bantuan itu benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa mengatakan dirinya merasa bangga dapat hadir langsung di tengah masyarakat Desa Buluparigi untuk meluncurkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni yang merupakan sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari strategi pengurangan angka kemiskinan secara bertahap dan berkelanjutan.

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan alat dan bahan bangunan kepada penerima manfaat, sesi foto bersama, serta peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah layak huni bagi warga penerima bantuan.(*)


Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.