Bank Jatim Perkuat Literasi Keuangan dan Layanan Remitansi bagi Pekerja Migran
Titis Jati Permata June 18, 2026 10:32 AM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Komitmen Bank Jatim dalam mendukung kesejahteraan Pekerja Migran Indonesia (PMI) diwujudkan melalui program literasi keuangan masif dan layanan remitansi aman, cepat, serta efisien lewat JConnect Remittance.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam melindungi PMI dan keluarganya, khususnya dari Jawa Timur.

Hadirkan Layanan Keuangan Inklusif

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menegaskan keterlibatan perseroan dalam Gerakan Nasional Migran Aman bukan sekadar simbol, melainkan upaya menghadirkan layanan keuangan inklusif.

“PMI memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian nasional melalui remitansi yang dikirimkan ke tanah air. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan agar remitansi tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga dapat menjadi modal dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga serta menciptakan kemandirian ekonomi," kata Winardi dalam rilis yang dikirimkan ke SURYA.co.id, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Bank Jatim Unjuk Gigi di Level Nasional, Komisarisnya Duduki Posisi Strategis FKDK

Bank Jatim kini menyediakan layanan remitansi inbound dari Malaysia dan Hongkong melalui kerja sama dengan Merchantrade Asia dan Chandra Remittance.

“Ke depannya, Bank Jatim juga membuka akses kerja sama MTO koridor negara lainnya, antara lain Taiwan, Singapore, Korea, Jepang dan Middle East,” jelas Winardi.

Jalan Sehat di Alun-alun Jember

Dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman di Alun-Alun Jember, Bank Jatim juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan KP2MI terkait penguatan literasi keuangan dan pemanfaatan remitansi.

“Antara lain penyebarluasan informasi edukasi keuangan dan pemanfaatan remitansi dalam berbagai media, penyediaan dan fasilitasi akses layanan produk perbankan yang sesuai dengan kebutuhan PMI dan keluarga, serta penyelenggaraan literasi keuangan serta pemanfaatan remitansi di dalam dan luar negeri,” ungkap Winardi.

Perlindungan Bagi PMI

Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla mengapresiasi dukungan Pemkab Jember dan menekankan pentingnya kesiapan kompetensi bagi calon PMI.

“Kesuksesan jalan sehat ini kita harapkan akan diikuti dengan peningkatan penempatan pekerja migran yang legal dan aman dari Kabupaten Jember. Target kita, angka penempatan prosedural yang aman dan terlindungi bisa naik hingga 100 persen ke depannya,” tegas Dzulfikar.

Gerakan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya jalur legal dan perlindungan menyeluruh bagi PMI.

Bank Jatim pun menegaskan akan terus mendukung program strategis pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan, pemberdayaan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional yang berkelanjutan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.