Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID. BANDUNG BARAT - Ketua Umum KONI Jawa Barat (Jabar) Muhammad Budiana mendorong KONI di daerah untuk lebih kreatif dan tak hanya mengandalkan APBD dalam mengarungi Porprov Jabar 2026 yang rencananya akan bergulir pada bulan November.
Hal itu diungkapkan Budiana usai menghadiri pelantikan pengurus KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisaru, KBB, Rabu (17/6/2026).
"Karena pemerintahan kasihan kondisinya saat ini, sedang menghadapi efisiensi anggaran, maka Ketua dan Pengurus KONI itu harus berpikir keras untuk menggali potensi yang ada di luar APBD," kata Budiana.
Baca juga: KONI Bandung Barat Diminta Kebut Persiapan Porprov Jabar, Bupati Jeje: Semoga Bisa 6 Besar
Budiana mengungkapkan, kerja sama strategis dengan pihak swasta menjadi satu hal paling relevan untuk dilakukan oleh pengurus KONI daerah. Apalagi, bergulirnya Porprov Jabar 2026 hanya menyisakan waktu kurang dari 6 bulan.
"(Kolaborasi?) sangat penting, KONI Kabupaten Kota itu harus pandai-pandai bekerja sama dengan sektor di luar pemerintahan," ungkapnya.
Di Bandung Barat, Budiana optimis kolaborasi KONI yang dikomandoi Tobisa Ginanjar Sayidina dan Bupati Jeje Ritchie Ismail akan dapat menjadi percontohan bagaimana kolaborasi dengan pihak swasta bisa terjalin dengan apik.
Tobias dan Jeje dinilai memiliki relasi dan jaringan kuat hingga tingkat pusat yang berpotensi besar menggaet kolaborasi dengan lintas instansi.
"Di Bandung Barat saya yakin Pak Tobias bisa, termasuk Pak Bupatinya, tadi saya sampaikan ke Pak Bupati harus bisa menarik anggaran dari pusat untuk bikin infrastruktur olahraga," tandasnya.