SURYA.co.id, SURABAYA — Ajang lari "Le Minerale Surabaya Marathon 2026", siap digelar awal Agustus mendatang.
Melombakan sejumlah kelas, ajang ini akan menghadirkan rute yang mengajak pesertanya melewati lokasi ikonik Kota Pahlawan.
Direncanakan berlangsung pada Minggu (2/8/2026) mendatang, total peserta ditargetkan dapat mencapai 10 ribu peserta.
Baca juga: Crystalin Run Experience 2026 Hadir di Surabaya, Gabungkan Lari, Musik dan Wisata Kuliner
Nantinya, ajang ini akan melibatkan pelari nasional hingga mancanegara.
Dirancang inklusif untuk semua tingkatan pelari dengan menyediakan empat pilihan rute, yaitu 5K, 10K, Half Marathon (21K), dan Full Marathon (42K). Masing-masing akan menempuh rute berbeda.
Pemkot Surabaya mendukung penuh gelaran sport tourism bergengsi tersebut.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, ajang yang diinisiasi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur ini bukan kali pertama digelar di Kota Pahlawan.
“Ini adalah ikonnya Kota Surabaya sejak tahun 2018 yang sempat berhenti karena pandemi Covid-19. Maka, kita mulai lagi di tahun 2026 ini," ujar Wali Kota Eri Cahyadi ketika dikonfirmasi di Surabaya.
Wali Kota Eri optimistis ajang lari internasional ini bisa semakin memperkenalkan sport tourism di Kota Pahlawan ke dunia.
Kedatangan ribuan wisatawan ini nantinya akan sekaligus mendatangkan nilai ekonomi ke Surabaya melalui jasa penginapan, kuliner, hingga sektor wisata.
"Melalui maraton ini, kita mengenalkan Surabaya ke seluruh dunia. Jika wisatawan datang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat. Uang berputar untuk warga, sehingga program sekolah gratis, kesehatan gratis, dan pembangunan infrastruktur bisa terus berjalan," kata pria yang hobi sepakbola dan tenis meja ini.
Surabaya Marathon 2026 mengusung konsep City Run yang kental dengan nilai sejarah. Sepanjang rute, para peserta termasuk pelari internasional akan dimanjakan dengan pemandangan lebih dari 10 situs bersejarah dan ikon legendaris Kota Surabaya.
Beberapa di antaranya adalah Balai Pemuda, Balai Kota Surabaya, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Kawasan Kota Lama hingga Bundaran Hotel Majapahit.
Untuk kelas Maraton, peserta akan memulai dari titik start di pusat kota dan menempuh rute hingga menjangkau perbatasan kota sisi selatan.
"Kita ingin menunjukkan Surabaya ini adalah Kota Pejuang. Lewat rute ini, wisatawan dan pelari bisa berolahraga sekaligus mengenal situs-situs sejarah kita," tambahnya.
Untuk memastikan kenyamanan para pelari dan penggunaan jalan lainnya, Pemkot Surabaya menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas hingga penyiapan petugas di sejumlah titik.
Nantinya, Car Free Day (CFD) pada tanggal tersebut akan ditiadakan sementara.
Berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya, ada sekitar 11 hingga 12 ruas jalan yang akan disterilkan atau dilakukan rekayasa lalu lintas.
Karenanya, Wali Kota Eri juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya atas potensi gangguan lalu lintas yang terjadi pada tanggal 2 Agustus mendatang.
Menariknya, dari gelaran Surabaya Marathon 2026 ini, Pemkot Surabaya dan APPBI Jatim menerapkan inovasi yang mengadopsi sistem maraton dunia seperti di New York.
Medali yang diperoleh para finisher tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga berfungsi sebagai "kartu diskon" di berbagai pusat perbelanjaan, tempat makan, hingga hotel di Kota Pahlawan.
"Target perputaran ekonomi kali ini berbeda dan jauh lebih besar dibanding tahun 2018 yang lalu. Nanti medalinya bisa ditunjukkan untuk mendapatkan potongan harga pusat perbelanjaan di titik tertentu, tempat makan, dan hotel. Jadi, peserta bisa keliling Surabaya dan menikmati diskon lewat medali tersebut," jelas Wali Kota Eri.
Target Peserta Meningkat
Ketua APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi menjelaskan target peserta ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan peserta pada 2019 lalu.
Jumlah peserta saat itu baru mencapai 5.200 orang.
Menurutnya, Surabaya Marathon 2026 hadir dengan menyajikan pengalaman yang baru bagi para pelari, terutama mereka yang berasal dari luar kota.
Rute tahun ini dirancang sedemikian rupa agar para peserta dapat menikmati keindahan estetika dan bangunan bersejarah (historical bangunan) di Kota Surabaya, mulai dari kategori Fun Run hingga Full Marathon,” terangnya.
Selain menjanjikan rute eksotis yang memanjakan mata, pihak penyelenggara telah menyiapkan total hadiah fantastis sebesar Rp 800 juta.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi Livin by Mandiri.
Sutandi menegaskan bahwa Le Minerale Surabaya Marathon 2026 diperlombakan untuk berbagai nomor.
Untuk batasan usia, panitia menetapkan batas minimal 13 tahun bagi peserta yang ingin mendaftar di kategori paling pendek, yakni 5K.
Sementara itu, untuk rute lainnya panitia menetapkan batasan usia mulai dari 17 tahun.
Mengenai keselamatan seluruh peserta di semua kategori, pihak panitia memastikan kesiapan tim medis, baik dari internal maupun eksternal.
“Tim medis akan disiagakan di berbagai titik rute demi mengantisipasi serta merespons cepat kondisi darurat para pelari di lapangan,” katanya.