BANGKAPOS.COM -- Profil Kombes Pol Luthfie Sulistiawan kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan sikap tegas terhadap aksi konvoi yang dinilai mengganggu ketertiban dan keamanan di Kota Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya itu bahkan turun langsung mengawasi penertiban sejumlah kelompok yang melakukan konvoi hingga memicu kericuhan di beberapa titik kota.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Luthfie menyampaikan peringatan keras kepada para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.
"Sekali lagi saya tekankan, tidak ada ruang bagi pelaku-pelaku perusuh di Kota Surabaya. Kami akan buru siapa saja yang sudah mengganggu ketertiban masyarakat. Tidak pandang bulu dari kelompok mana, akan kami sikat semua!" tulisnya dalam unggahan di akun Instagram @luthfie.daily.
Baca juga: Rasakan Keseruan Piala Dunia 2026 bareng Tribun Network lewat Kampanye Selebrasi Lokal 2026
Dalam video yang diunggah, terlihat sejumlah peserta konvoi menyalakan flare di jalanan.
Beberapa di antaranya juga diduga mengonsumsi minuman beralkohol hingga kehilangan kesadaran.
Sosok Kombes Pol Luthfie Sulistiawan
Ketegasan yang ditunjukkan Luthfie bukanlah hal baru. Perwira menengah Polri kelahiran Sleman, 3 Mei 1976 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.
Luthfie merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997 dan telah menangani berbagai kasus kriminal selama kariernya di kepolisian.
Sebelum dipercaya memimpin Polrestabes Surabaya, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur.
Pengalaman tersebut membuatnya memiliki pemahaman yang kuat dalam menangani berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya di wilayah perkotaan.
Perjalanan Karier
Sepanjang kariernya, Luthfie pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di berbagai daerah.
Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Metro Sawah Besar, Kabagbinopsnal Ditreskrimum, hingga Wakapolres Metro Bekasi.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kapolres Pekalongan Kota pada 2014 dan Kapolres Brebes pada 2016.
Luthfie juga pernah bertugas di Polda Kalimantan Barat sebagai Dirreskrimum pada 2020 dan Dirreskrimsus pada 2021.
Saat bertugas di Kalimantan Barat, ia dikenal aktif menangani berbagai kasus yang meresahkan masyarakat, termasuk penindakan terhadap penyebaran hoaks.
Penunjukannya sebagai Kapolrestabes Surabaya tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tertanggal 20 September 2024.
Dalam mutasi tersebut, Luthfie menggantikan Kombes Pol Pasma Royce yang mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolda Jawa Timur dengan pangkat Brigadir Jenderal Polisi.
(Bangkapos.com/Surya.co.id)