Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - KM Sabuk Nusantara 106 rute Amahai - Banda Neira alami docking tahunan.
Hal ini sudah berlangsung hampir dua pekan, alhasil pengguna KM Sabuk Nusantara belum bisa menikmati layanan armada laut itu.
KM Sabuk Nusantara 106 adalah armada kapal perintis milik PT PELNI yang melayani jalur pelayaran antar-pulau di wilayah Maluku, termasuk wilayah Maluku Tengah seperti Banda Neira dan Amahai.
Kapal ini menjadi sorotan setelah mengalami insiden pada akhir April 2026 akibat gangguan mesin yang menyebabkan kapal menabrak bangunan penginapan dan perahu warga saat hendak bersandar di Pelabuhan Banda Neira.
Informasi docking-nya kapal dibenarkan oleh Wakil Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Amahai, Husein Tuanaya saat dikonfirmasi TribunAmbon, Kamis (18/6/2026).
"Sabuk rute Banda Neira sudah dua pekan docking," ujar Tuanaya.
Baca juga: Polisi Kawal Ketat Euforia Piala Dunia 2026 hingga ke Desa-Desa di Maluku Tengah
Baca juga: Bangun Mitra dengan Pascasarjana Unpatti, Pemda Malteng Dorong Penguatan Kapasitas ASN
Disampaikan, hingga saat ini belum ada armada kapal perintis pengganti KM Sabuk Nusantara 106.
"Belum ada kapal (pengganti) kalau disini (Amahai) tidak ada. Kalau di Ambon mungkin ada," tukas Husein Tuanaya.
Armada kapal perintis KM Sabuk Nusantara diketahui telah melayani pelayaran rute Amahai - Banda Neira sejak beberapa tahun belakangan.
Dengan biaya perjalanan yang terjangkau, masyarakat pada umumnya cenderung memilih bepergian dengan kapal milik PT Pelni ini. (*)