Pemadaman Listrik Bergilir di Karawang, Bupati Aep Minta PLN, RS dan Layanan Publik Jadi Prioritas
Joseph Wesly June 18, 2026 03:50 PM

 

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG- PT PLN (Persero) melakukan pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Karawang dalam dua pekan terakhir ini.

Pemadaman listrik dilakukan hampir di semua wilayah Karawang secara bergantian. Bahkan, sejumlah kawasan industri terdampak pemadaman listrik.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak PLN.

Dia meminta agar fasilitas vital seperti rumah sakit, pelayanan publik, kepolisian, dan kantor pemerintahan menjadi prioritas selama proses perbaikan jaringan berlangsung.

"Saya sampaikan kepada manajemen PLN bahwa yang krusial seperti rumah sakit, pelayanan publik, Polres, dan Pemda harus menjadi skala prioritas," kata Aep, pada Kamis (18/6/2026).

PLN Disebut Sedang Lakukan Penguatan Sistem Kelistrikan

Menurut Aep, dari keterangan PLN bahwa tengah ada pekerjaan penguatan sistem kelistrikan.

Kondisi ini juga tidak hanya dilakukan di Karawang, tetapi juga mencakup wilayah lain di Pulau Jawa hingga Bali. Karena itu, PLN disebutnya menerapkan pengaturan beban dan pemadaman secara bergilir untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.

"Ini bukan pemadaman sampai 10 jam atau 20 jam. Pemadamannya bergiliran sesuai kebutuhan pengaturan beban selama proses perbaikan," ujarnya.

Aep juga mengungkapkan sejumlah pengelola kawasan industri sempat mempertanyakan penyebab gangguan listrik tersebut.

Namun menurutnya, PLN telah memberikan penjelasan kepada pihak kawasan, meski informasi tersebut belum seluruhnya tersampaikan kepada tenant atau perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan industri.

"Kawasan hanya menanyakan ada apa. Sebenarnya PLN sudah menjelaskan kepada pihak kawasan, mungkin belum seluruhnya tersampaikan kepada tenant," katanya.

Adapun proses perbaikan dan normalisasi jaringan, kata dia, diperkirakan oleh PLN berlangsung beberapa hari ke depan. Karenanya Aep berharap kondisi kelistrikan dapat kembali normal dalam waktu kurang dari satu pekan.

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan normal kembali. Yang terpenting layanan publik dan rumah sakit jangan sampai terganggu," tegasnya.

Warga Karawang Keluhkan Pemadaman Listrik Berulang

Sejumlah warga Karawang, Jawa Barat mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Kamis (18/6/2026).

Pemadaman listrik terjadi hampir di semua wilayah Karawang, mulai dari daerah Puwasari, Majalaya, Telagasari, Klari, Kosambi, Rengasdengklok hingga Johar Karawang Timur maupun Karawang Barat.

Dalam 10 terakhir ini sudah sebanyak tiga kali mengalami pemadaman listrik. Waktu pemadamannya pun cukup lama 3 hingga 4 jam yang membuat banyak aktivitas warga yang terganggu.

"Iya mati listrik lagi, ini kenapa si PLN mati mulu. Kemarin udah mati, waktu beberapa hari lalu mati juga, tiga kali satu minggu ini," kata Nurlaila (30) warga Desa Cengkong, Purwasari saat diwawancara pada Kamis (18/6/2026).

Nurlaila mengungkapkan, pemadaman listrik pertama pada 9 Juni 2026 terjadi sore mulai pukul 16.20 WIB hingga 19.30 WIB.

Kemudian, Rabu (17/6/2026) mulai pukul 10.30 WIB dampai pukul 13.30 WIB dan hari ini mulai listrik pada pukul 10.00 WIB.

"Sangat menganggu aktivitas, aku ada bimbel anak-anak sekolah, kondisi gini terpaksa dipulangkan lebih cepat," kata dia.

Keluhan itu juga disampaikan Wendi (44), warga Kalangsari, Rengasdengklok atas pemadaman listrik. Ia menyebut usaha foto kopi miliknya terganggu akibat pemadaman listrik tersebut.

"Ganggu aktivitas bangat, untung aja sekolah udah mulai pada libur jadi engga terlalu banyak kerjaan," kata dia.

Anak Rewel hingga Usaha Terganggu Akibat Mati Listrik

Warga Johar Karawang, Aip juga mengeluhkan hal serupa. Ia menyebut istrinya protes keras atas pemadaman listrik ini.

Sebab, anaknya masih berusia satu tahun menangis terus karena kepanasan imbas tidak ada listrik.

"Iya saya lagi kerja, istri kontak ngomel ini mati lampu. Anak rewel jadinya panas rumah engga bisa nyala AC atau kipas," kata dia.

Ia menyebut, sudah dua kali alami pemadaman listrik di rumahnya. Dirinya berharap agar PLN tidak sering melakukan pemadaman listrik.

PLN Akui Ada Pemadaman Bergilir di Karawang

Humas PLN UP3 Karawang, Wahyu Nur mengakui adanya sejumlah pemadaman listrik di sejumlah wilayah Karawang.

"Iya pak, puntenn yaa, karena dapat infondemikian dari pusat pengatur beban listrik," katanya. (MAZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.