Klaim Pramono Kembangkan Teknologi Canggih: Jakarta Kini Andalkan CCTV Pantau Banjir Real Time
Jaisy Rahman Tohir June 18, 2026 04:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut pemerintah daerah telah memiliki sistem CCTV yang terhubung dengan pusat kendali untuk memantau banjir di Ibu Kota.

Melalui sistem ini, Pemprov DKI bisa memantau kondisi banjir secara real time di berbagai wilayah Jakarta.

Menurut Pramono, sistem pengendalian banjir berbasis teknologi menjadi salah satu upaya Pemprov DKI dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang musim hujan.

“Sedangkan untuk apakah kemudian teknologi ini digunakan untuk urusan banjir, kami sudah menggunakan,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

CCTV Terhubung dengan Command Center

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan, masyarakat dapat memantau kondisi pintu air dan pompa melalui platform Pantau Banjir milik Dinas SDA.

Selain itu, Pemprov DKI kini telah mengembangkan jaringan CCTV yang terhubung langsung dengan Diskominfotik dan command center pengendalian banjir.

“Teman-teman bisa melihat posisi-posisi tinggi muka air pintu air, kemudian pompa-pompa yang beroperasi. Dan kami sekarang sudah mengembangkan CCTV yang terkoneksi dengan Diskominfotik, jadi kita bisa melihat di command center kami,” ujarnya.

Menurutnya, sistem tersebut menjadi pusat kendali ketika Jakarta berada dalam status siaga banjir.

Jadi Dasar Pengambilan Keputusan Saat Banjir

Ika menjelaskan, data yang masuk dari CCTV, pintu air, hingga pompa akan menjadi dasar bagi petugas dalam menentukan langkah penanganan banjir.

Mulai dari keputusan membuka atau menutup pintu air hingga memetakan wilayah yang berpotensi terdampak genangan.

“Apalagi kalau Jakarta dalam kondisi status siaga, nah itulah yang akan menjadi tulang punggung keputusan Dinas Sumber Daya Air untuk mengoperasikan pintu air. 

Pintu air mana yang akan dioperasikan, pintu air mana yang akan ditutup, daerah mana saja yang akan kebanjiran,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui situs Pantau Banjir yang dikelola Dinas SDA DKI Jakarta.

Dengan sistem tersebut, Pemprov berharap penanganan banjir bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan berbasis data lapangan secara langsung.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.