Pemkab Sangihe Perkuat Digitalisasi Desa, Sistem Keuangan Berbasis Cloud Segera Diterapkan
Frandi Piring June 18, 2026 05:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - SANGIHE - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat kampung.

Melalui kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah (Kominfo), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah (PMDD), serta Bank SulutGo (BSG), pengembangan Sistem Keuangan Desa berbasis cloud server kini mulai dipersiapkan untuk diterapkan secara menyeluruh.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi tata kelola pemerintahan desa agar semakin transparan, efektif, dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan maupun pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, menjelaskan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan desa merupakan kebutuhan yang harus diwujudkan seiring perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat.

“Penerapan sistem berbasis cloud server akan mempermudah proses administrasi, pelaporan, serta pengawasan penggunaan anggaran desa. Data dapat diakses secara real time sehingga mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan kampung,” kata Lumiu usai mengikuti rapat koordinasi bersama Bank SulutGo Cabang Tahuna dan Dinas PMDD di Kantor PMDD, Kamis (18/6/2026).

Kadis Kominfo Sangihe Ronald Lumiu saat rapat koordinasi
PEMKAB SANGIHE - Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Bank SulutGo Cabang Tahuna dan Dinas PMDD di Kantor PMDD, menggelar rapat koordinasi, Kamis (18/6/2026). Kadis Kominfo Sangihe Ronald Lumiu (tengah) menjelaskan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan desa merupakan kebutuhan yang harus diwujudkan seiring perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat.

Menurutnya, sistem tersebut juga akan memperkuat koordinasi antara pemerintah kampung, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten karena seluruh data keuangan dapat terintegrasi dalam satu platform yang aman dan mudah diakses sesuai kewenangan masing-masing.

Sebagai tahap awal implementasi, ketiga pihak sepakat untuk melaksanakan pelatihan teknis bagi seluruh pengguna sistem.

Peserta pelatihan nantinya terdiri dari perangkat kampung, operator kampung, operator kecamatan, hingga operator di tingkat kabupaten.

Ronald Lumiu menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam keberhasilan penerapan sistem digital tersebut.

“Teknologi yang baik harus didukung oleh operator yang memahami cara penggunaannya. Karena itu, pelatihan akan menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh pengguna mampu mengoperasikan aplikasi dengan baik sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai penggunaan aplikasi, mulai dari proses input data, pengelolaan laporan keuangan, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi yang terintegrasi.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, Pemkab Sangihe optimistis Sistem Keuangan Desa berbasis cloud server akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang modern, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk memperkuat ekosistem digital daerah serta menghadirkan pemerintahan yang semakin transparan, responsif, dan akuntabel hingga ke tingkat desa. (Edu)

Baca juga: Kisah Susen dan Susan, Anak Kampung Nelayan Tatoareng Sangihe Segera Raih Gelar Ahli Madya Perikanan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.