TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII/2026 tidak hanya menjadi panggung kelestarian budaya, tetapi juga surga bagi para pecinta kuliner.
Di antara deretan stan kuliner khas Bali yang memadati area festival, terselip satu inovasi kuliner unik asal Singaraja yang mencuri perhatian pengunjung, yaitu Sioke Ayam sebuah alternatif kuliner mirip siobak namun menggunakan daging ayam sehingga dapat dinikmati oleh semua kalangan.
Stan Sioke Ayam milik Aji Sidik (62), pria asli Singaraja, menjadi salah satu destinasi kuliner yang paling diburu. Inovasi ini lahir dari keinginannya untuk menghadirkan kuliner khas Singaraja yang lebih inklusif dan universal.
"Kalau siobak itu kan dagingnya babi, kita sekarang mengidentikkan dengan ayam,”
Baca juga: Manis Galungan, Warga Denpasar Padati Pesta Kesenian Bali XLVIII/2026
“Tidak banyak orang yang makan babi, kalau dengan ayam kan fleksibel dapat dikonsumsi secara umum dan tidak ada larangan juga untuk ayam kalau siobak babi kan hanya tertentu saja yang bisa makan,”
“Kalau sioke itu all of people bisa semua orang makan," ujar Aji pada, Kamis 18 Juni 2026.
Secara tampilan dan rasa, sioke sekilas sangat mirip dengan siobak babi khas Buleleng yang sudah melegenda.
Aji Sidik menjelaskan bahwa rahasia kelezatan sioke tetap mempertahankan warisan bumbu tradisional, dengan sedikit penyesuaian pada komposisi saus.
Baca juga: Tak Khawatir Musim Kemarau Lagi, Warga Lingkungan Pancardawa Terima Fasilitas Air Bersih
"Kalau dari segi bumbu rempahnya sama hanya dagingnya saja yang membedakan. Kalau sioke pakai daging ayam,”
“Sausnya mirip siobak tapi penggunaan kecapnya dikurangi. Harganya kita sangat standar di bawah siobak, kalau siobak bisa Rp45 ribu, kalau sioke hanya Rp25 ribu saja,”
“Isiannya daging, jeroan dan kulit ayam dengan saus dan irisan cabai kecil jika suka pedas," ujarnya.
Kehadiran kuliner unik ini rupanya memicu rasa penasaran yang tinggi di kalangan pengunjung PKB 2026.
Baca juga: 9 Rekomendasi Smartwatch Rp300-400 Ribuan Juni 2026, Gadget Murah, Kualitas Tahan Banting
Banyak warga yang penasaran ingin membandingkan cita rasa sioke dengan siobak konvensional. Alhasil, stan milik Aji Sidik pun kebanjiran pembeli setiap harinya.
"Antusias masyarakat membeli sioke sangat luar biasa. Karena belum tahu sioke apa itu sioke dan membandingkan rasa dengan siobak, kami dapat menjual sioke hingga 50 porsi perhari saat PKB. Ide nya dari saya sendiri," terangnya.
Dengan harga yang ramah di kantong dan konsep yang inklusif, Sioke Ayam berhasil memberi warna baru dalam kekayaan gastronomi Bali di ajang PKB tahun ini. Bagi pengunjung yang ingin mencicipi sensasi siobak versi ayam yang gurih dan pedas, stan Sioke Ayam masih siap melayani hingga berakhirnya festival. (*)