PENYEBAB Pasar Parluasan Terbakar, 311 Kios Ludes, Diduga Ada Pria Berjaket Sengaja Siram Bensin
Angel aginta sembiring June 18, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.COM – Penyebab Pasar Parluasan terbakar pada Kamis (18/6/2026) dini hari menjadi sorotan.

Adapun Pasar Parluasan Pematangsiantar mengalami kebakaran hebat hingga meludeskan 311 kios.

Kebakaran hebat di Pasar Parluasan Pematangsiantar itu diduga tidak terjadi secara spontan.

Polisi kini menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan setelah sejumlah saksi mengaku melihat pria tak dikenal berada di lokasi sesaat sebelum api membesar.

Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar, Parulian Simalango menyampaikan, berdasarkan keterangan pedagang, api pertama kali muncul sekitar pukul 02.30 WIB. Hanya saja, laporan ke Call Center Disdamkar diterima sekitar pukul 03.14 WIB.

“Sumber api masih diselidiki dan laporan baru kita terima sekitar pukul 03.14 WIB. Saat ini api sudah padam,” kata Parulian saat dikonfirmasi Kamis (18/6/2026) pagi.

Baca juga: DESAKAN SETOP MBG Terus Mengalir: Pengusaha Mulai Resah Hingga BGN Tapsel Klaim Guru-Murid Senang

Berdasarkan pantauan Tribun Medan di lokasi, puluhan pedagang tampak mengais sisa-sisa barang dagangan dan material kios yang bisa dimanfaatkan walau pun persentasenya sangat kecil.

Mereka terlihat mengutip besi-besi dari kios yang nyaris tak bisa diselamatkan. Mereka juga menyisihkan kaca beling dan paku yang membahayakan aksi evakuasi. Sebanyak 300 unit lebih kios ludes terbakar.

Sementara itu, Br Sianipar yang merupakan penjual kain Ulos Berbagai Jenis dan Buku Tulis menyampaikan bahwa ia menerima laporan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

“Kita terima pesan masuk sekitar pukul 03.00 WIB kurang. Jadi kami langsunglah kemari, tapi api sudah menyebar ke dekat sini. Jadi nggak bisa kami evakuasi lah barang-barang ini,” ujar Br Sianipar yang terus mengais besi-besi bekas kios yang tersisa.

Sianipar menyampaikan, kemunculan api berasal dari kios pedagang kain. Apa yang disampaikan Sianipar pun terlihat benar lantaran police line telah dibuat di ujung (lokasi kios-kios pedagang kain).

Baca juga: 311 Kios Ludes, Pasar Parluasan Pematangsiantar Kebakaran Dini Hari 

Saksi Ngaku Lihat Pria Siram Bensin Sebelum Api Membesar

Polisi kini menyelidiki kemungkinan adanya unsur kesengajaan setelah sejumlah saksi mengaku melihat pria tak dikenal berada di lokasi sesaat sebelum api membesar.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan memantau proses penanganan pascakebakaran.

Ps Kasi Humas Polres Pematangsiantar Iptu Agustina Triyadewi mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan polisi telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.

Salah seorang saksi, Argana Manurung, penjaga malam kamar mandi pasar, mengaku tiba di Pasar Dwikora sekitar pukul 02.45 WIB.

Setelah membersihkan area kamar mandi dan membuka kios milik orang tuanya, ia mendengar suara benturan dari arah kios yang berada di dekat kamar mandi.

Baca juga: Tanah Dipakai Dirjen Pajak Selama 46 Tahun, Ahli Waris Digugat DJP dan DJKN

Saat mendatangi sumber suara, Argana mengaku melihat seorang pria dewasa mengenakan jaket hitam yang tidak dikenalnya sedang menyiram cairan yang diduga bensin di sekitar salah satu kios.

"Tak lama kemudian api langsung menyala dan membesar, lalu merambat ke kios-kios lainnya," kata Agustina mengutip keterangan saksi.

Argana sempat berusaha memadamkan api menggunakan ember berisi air.

Namun kobaran api terus membesar dan menjalar ke bagian dalam kios hingga akhirnya menghanguskan area pasar.

Keterangan serupa disampaikan saksi lain, Roni Valdi Sinaga. Saat menjaga kios miliknya, ia mengaku melihat seorang pria berjaket hitam berlari meninggalkan lokasi.

Karena curiga, ia sempat mengejar orang tersebut, namun kehilangan jejak.

Baca juga: Makan Gratis Disetop Selama Libur Sekolah, Pengusaha MBG Tak Terima: Bertentangan dengan Perjanjian!

Kerugian Ditaksir Rp3,6 Miliar

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi meninjau langsung lokasi kebakaran Pasar Dwikora, Kamis (18/6) pagi. 
Wesly yang didampingi pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar sempat berinteraksi dengan sejumlah pedagang di lokasi.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Horas Jaya Bolmen Silalahi SP melaporkan, kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemko Pematangsiantar dan 2 unit mobil pemadam kebakaran milik PT STTC. 

“Mobil Damian tiba di lokasi dan langsung berusaha memadamkan api. Api padam sekitar pukul 08.15 WIB,” kata Bolmen kepada Wali Kota Wesly Silalahi.

Menurut Bolmen, sesuai data yang dihimpun pihaknya, kios yang terbakar sebanyak 311 unit. Sejauh ini, katanya, pendataan masih terus dilakukan. Ada pun luasan area terbakar mencapai 50 x 100 meter2 dengan kerugian ditaksir Rp 3,6 miliar.

Usai menerima laporan Dirut PD Pasar Horas dan memantau kondisi lapangan, Wesly berharap para pedagang yang kiosnya terbakar bisa bersabar menerima musibah yang terjadi.

"Kita akan memperhatikan nasib para pedagang. Ini musibah yang tidak kita inginkan," kata Wesly saat didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang.

Dalam peninjauan ini, Wesly didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelys Edi Suranta Sembiring, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Idris Harahap, Kepala Dinas 

Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Herry Okstarizal, dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Agustina Bulan Sari Sihombing.

Di lokasi juga terlihat Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus dan Lurah Sukadame serta Kapolsek Siantar Utara AKBP Jahrona Sinaga.

*/tribun-medan.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.