Iran Akui Tangan Masih di Pelatuk, Siaga & Siap Bertindak jika Pelanggaran Israel di Lebanon Terjadi
Hadiyya QurrataAyyuun June 18, 2026 06:12 PM

- Iran mengaku bahwa tangan mereka digambarkan masih berada di pelatuk, siaga, dan siap bertindak.

Tepat, jika penggalan kembali dilakukan Israel di wilayah Lebanon Selatan.

Mengutip Palestine Chronicle pada (18/6), hal ini diutarakan oleh seorang Diplomat Iran Esmail Baghaei.

Lebih tepatnya, Baghaei mengatakan bahwa pendudukan Israel yang berkelanjutan atas wilayah Lebanon akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap nota kesepahaman.

Baghaei menyatakan bahwa tindakan yang diperlukan akan diambil jika pelanggaran tersebut terjadi.

Lebih dari itu, dia juga mengatakan bahwa tidak ada perubahan pada rencana Iran terkait pertemuan Jenewa.

Sementara itu, "Channel 13" melaporkan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menawarkan kepada Presiden AS Donald Trump pengurangan signifikan pasukan Israel di Lebanon, alih-alih penarikan penuh.

Sementara Trump mengatakan bahwa konflik antara Hizbullah dan Israel diperkirakan akan segera berakhir.

Dia bahkan menggambarkannya sebagai konflik sekunder.

Sekaligus, menekankan perlunya mengingat bahwa bangunan tempat tinggal telah hancur dan warga sipil terluka di Lebanon.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.