Ditanya Dugaan Rp27,8 Miliar, Bos Maktour Tertawa Usai Diperiksa KPK
Tribun-video June 18, 2026 06:12 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUNVIDEO.COM, JAKARTA - Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU), Fuad Hasan Masyhur, merespons santai berbagai pertanyaan awak media setelah menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia bahkan sempat tertawa lepas saat dikonfirmasi mengenai dugaan aliran keuntungan tidak sah (illegal gain) senilai Rp 27,8 miliar yang diterima oleh PT Makassar Toraja (Maktour).Momen tersebut terjadi sesaat setelah Fuad keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6/2026). Mulanya, Fuad mengklaim pemeriksaannya berjalan lancar dan sebatas mengklarifikasi permasalahan biasa. Ia juga sempat berterima kasih kepada awak media yang telah menunggunya.Namun, nada bicaranya berubah menjadi tawa saat wartawan menyinggung soal keuntungan puluhan miliar rupiah yang didapat Maktour, perusahaan travel haji dan umrah miliknya, berkaitan dengan penetapan Direktur Operasional Maktour sebagai tersangka."Hahaha... Itu kata kamu, hah?" ucap Fuad membalas pertanyaan wartawan.Saat awak media kembali menegaskan bahwa angka Rp 27,8 miliar tersebut merupakan konstruksi perkara resmi dari KPK, Fuad enggan memberikan jawaban tegas dan berusaha menyudahi sesi wawancara. "Ya nanti aja, ya, biar... biar nanti ini... Hati-hati, ya," elaknya.Tidak hanya menepis soal keuntungan finansial, Fuad juga membantah keras tudingan bahwa dirinya menginisiasi pemberian suap kepada Pansus Haji maupun melobi mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) untuk mendapatkan tambahan kuota haji khusus di luar ketentuan perundang-undangan. Ia juga menganggap isu pemberian uang melalui pihak tertentu sebagai sebuah angan-angan belaka."Pastinya enggak ada saya mengerti sama sekali, ya. Itu... mimpi barangkali, ya," tuturnya.Lebih lanjut, ia juga membantah adanya setoran uang dari direktur perusahaannya untuk Gus Yaqut demi memperlancar penambahan kuota tersebut. "Enggak ada, enggak ada bicara Gus ini, ya. Saya enggak berani, ya. Saya pastikan tidak ada, ya. Tidak ada transaksi, tidak ada," kata Fuad menutup pernyataannya.Berdasarkan pantauan wartawan Tribunnews.com Ilham Rian Pratama di lokasi, Fuad Hasan Masyhur terpantau keluar dari Gedung Merah Putih KPK pada pukul 14.45 WIB setelah diperas keterangannya oleh penyidik selama kurang lebih tujuh jam. https://www.tribunnews.com/nasional/7843699/fuad-hasan-tertawa-ditanya-soal-maktour-dapat-keuntungan-ilegal-rp-278-miliar-itu-kata-kamu.Penulis: Ilham Rian PratamaEditor: Adi SuhendiEditor Video:Magang/Chrysilla Cindy AurelliaUploader: Erwin Joko Prasetyo#KPK #Maktour #FuadHasan #KasusHaji #KuotaHaji #HajiKhusus #KPKRI #Korupsi #BeritaNasional #TribunVideo #Tribunnews #GusYaqut #KementerianAgama #TravelHaji #PemeriksaanKPK #FYP #FYPIndonesia #Viral #Trending #BreakingNews #TrendingNews #ViralNews #HeadlineNews #TopNews #HotNews #NewsToday #BeritaViral #KabarHariIni #InfoTerkini #UpdateTerbaru #IndonesiaNews #Shorts #YouTubeShorts #ShortNews #BeritaHariIni #KPKHariIni #KasusKorupsi #SkandalHaji #KuotaHajiKhusus #HajiIndonesia #PolitikIndonesia #FaktaTerbaru #SorotanPublik #BeritaTerbaru #KasusViral #TrendingIndonesia #PemeriksaanSaksi #IsuNasional #KorupsiIndonesia #ViralHariIni #IllegalGain #Rp278Miliar #KasusMaktour #BosMaktour #FuadHasanMasyhur #PansusHaji #Haji2026 #KPKUpdate #BeritaPolitik #FaktaPersidangan #IndonesiaMemanggil #KontroversiHaji #TrendingTopik #KabarNasional #shortsviral #foryou
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.