Kecamatan Cipayung Targetkan Lebih dari 50 Persen Sampah Tertangani Lewat 1.000 Biopori
Satrio Sarwo Trengginas June 18, 2026 07:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur menargetkan pembuatan 1.000 biopori untuk pengolahan sampah organik seperti dedaunan dan sisa makanan.

Camat Cipayung, Diman mengatakan optimis bila target pembangunan 1.000 biopori tercapai maka lebih dari 50 persen dari total 100 ton produksi sampah organik di Cipayung dapat tertangani.

Sampah organik dapur (SOD) yang dimasukkan ke dalam biopori dapat terurai menjadi pupuk kompos, dan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan urban farming warga.

"Kalau misalnya ini terlaksana dengan baik, saya yakin sampah organik ini  bisa  lebih dari setengahnya tertangani," kata Diman saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026).

Untuk tahap awal pembangunan 1.000 biopori jumbo akan menyasar pada lahan tidur, perkantoran, tempat usaha, tempat pendidikan, hingga tempat ibadah di wilayah Kecamatan Cipayung.

Pembangunan biopori rencananya melibatkan para siswa pengusaha yang berperan menyediakan prasarana terkait, sementara pengerjaan dilakukan petugas gabungan kecamatan.

Dalam hal ini pengerjaan dilakukan petugas gabungan dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Sudin Lingkungan Hidup, dan penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) terkait.

"Jadi yang gede-gede dulu yang kita buatin, habis itu yang kecil. Paling utama yang kecil yang untuk rumah tangga itu nanti (di halaman rumah). Kita tetap buatin lubangnya," ujarnya.

Diman menuturkan 1.000 biopori yang akan dibangun memiliki kedalaman sekitar 1 meter dan diameter 60 sentimeter, tergantung kondisi lahan digunakan untuk pembangunan.

Diharapkan proses pembangunan biopori kini sudah mulai berjalan, di antaranya di Pondok Pesantren Al Hamid, dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

"Kalau yang satu lubang buat beberapa KK itu namanya biopori komunal. Contohnya nanti biopori komunal itu akan kita buat skala besar di Pondok Pesantren Al-Hamid karena santrinya ribuan," tuturnya.

Berita terkait

  • Baca juga: 1.000 Biopori Bakal Dibangun untuk Olah Sampah Organik di Kecamatan Cipayung Jakarta Timur
  • Baca juga: Gibran Pertama Kali Unggah Video di Youtube Sejak Jadi Wapres, Komentar Organik Cenderung Negatif
  • Baca juga: NKJ Gelar Pasar Sayur Organik Hasil Petani Sekitar Setiap Hari Minggu

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.