BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Suasana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan mulai terasa di Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Sejak Kamis (18/6/2026), para kafilah dari 13 kabupaten dan kota mulai berdatangan untuk mengikuti ajang syiar Islam terbesar di Banua tersebut.
Penyambutan para peserta dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jembatan Rumpiang, Marabahan.
Sekretaris Daerah Barito Kuala, Zulkipli Yadi Noor bersama jajaran Kementerian Agama, camat, dan sejumlah kepala SKPD tampak menyambut kedatangan rombongan kafilah yang akan bertanding dalam berbagai cabang lomba.
Baca juga: 63 Qari-Qariah Balangan Siap Tampil, Juara MTQ Provinsi Dijanjikan Umrah
Kedatangan para kafilah menjadi penanda dimulainya rangkaian MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 26 Juni 2026.
“Penyambutan kafilah dilakukan selama dua hari, tanggal 18 sampai 19 Juni. Ini merupakan bagian dari pelayanan dan penghormatan kita kepada para tamu Allah yang membawa syiar Al-Qur’an,” ujar Koordinator Bidang Teknologi Informasi MTQ XXXVII Kalsel, Yaweh Hindai.
Selain penyambutan peserta, panitia juga melaksanakan sejumlah agenda penting menjelang pembukaan. Mulai dari rapat koordinasi panitia provinsi dan daerah, pengecekan akhir venue perlombaan, hingga registrasi ulang dan fingerprint peserta.
MTQ tahun ini akan memperlombakan seluruh cabang yang dipertandingkan di tingkat provinsi.
Para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, hingga peserta cabang seni baca Al-Qur’an terbaik dari seluruh daerah di Kalimantan Selatan akan bersaing memperebutkan gelar juara.
Ketua LPTQ Barito Kuala, Zulkipli Yadi Noor, mengatakan daerahnya merasa bangga mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi tahun ini.
Menurutnya, MTQ bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Kami bersyukur dan bangga dapat menjadi tuan rumah MTQ ke-37 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini bukan hanya menggemakan syiar Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” katanya.
Berdasarkan jadwal panitia, pada hari pertama kedatangan terdapat tujuh kafilah yang hadir, yakni Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Kotabaru, Banjar, Hulu Sungai Utara, Balangan, serta tuan rumah Barito Kuala.
Sementara enam daerah lainnya, yakni Tabalong, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, dan Tapin dijadwalkan tiba pada Jumat (19/6/2026).
Baca juga: Tilawah Dewasa hingga Tafsir Inggris Jadi Tumpuan, Tanahlaut Bidik Tembus Tujuh Besar MTQ Kalsel
Dengan seluruh persiapan yang kini memasuki tahap akhir, Barito Kuala bersiap menjadi pusat syiar Al-Qur’an di Kalimantan Selatan selama sepekan ke depan.
Ribuan peserta, official, dan tamu diperkirakan akan memadati kota berjuluk Bumi Ije Jela itu sepanjang pelaksanaan MTQ berlangsung. (Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)