SURYA.CO.ID, GRESIK - Kompetisi futsal bergengsi, Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Jatim Seri Gresik, sukses diselenggarakan pada 12-18 Juni 2026.
Berlokasi di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), turnamen ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi bakat olahraga pelajar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi pedagang di sekitar venue.
Kedatangan ribuan suporter yang setia mendukung tim sekolah kebanggaannya, membawa berkah bagi para pelaku usaha kecil.
Sedikitnya terdapat 10 pedagang yang merasakan lonjakan pendapatan signifikan selama perhelatan berlangsung.
Ibu Ruri, salah seorang pedagang di area GOR WEP, mengungkapkan rasa syukurnya saat ditemui usai laga final, Kamis (18/6/2026).
"Alhamdulillah ramai, kegiatan ini sangat membantu pedagang kecil seperti kami. Final ini yang paling ramai dari hari biasanya," ungkapnya.
Senada dengan Ibu Ruri, pedagang lainnya, Ibu Risna, juga merasakan manfaat serupa.
Baginya, turnamen futsal skala besar seperti TPAAF merupakan momentum tepat untuk menambah penghasilan harian melalui penjualan di area GOR WEP.
Berkaca dari kesuksesan event tersebut, para pedagang memiliki harapan agar penyelenggaraan di musim depan lebih optimal.
Mereka mengusulkan adanya kebijakan khusus bagi setiap tim yang bertanding.
Para pedagang mengusulkan agar panitia mewajibkan setiap sekolah membawa minimal 50 suporter dalam setiap laga.
Menurut Ibu Ruri, jika dalam sehari terdapat delapan pertandingan, maka perputaran uang di area dagang akan semakin meningkat.
"Kalau minimal 50 orang per tim, bayangkan jika ada delapan pertandingan. Tentu yang beli-beli juga semakin banyak, penjualan tiket pun ikut terdongkrak," jelasnya.
Selain memberikan dampak ekonomi, turnamen ini juga melahirkan para juara baru. Berikut adalah hasil akhir babak final:
Keberhasilan TPAAF 2026 Jatim Seri Gresik, membuktikan bahwa kegiatan olahraga pelajar memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi akar rumput jika dikelola dengan sinergi yang tepat antara penyelenggara dan masyarakat setempat.