Sempat Disorot di Situbondo, Konten Kreator Kini Buat Review Alun-alun Jember, Ini Respons Pemkab
Luky Setiyawan June 19, 2026 12:53 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Konten kreator yang sempat disorot di Situbondo, Gilang Herlambang, kini kembali membuat review.

Kali ini, pemilik akun Instagram @gilang.her itu membuat review Alun-alun Jember.

Review tersebut dibagikan sang konten kreator dalam unggahan Instagramnya pada Selasa (16/6/2026).

Dalam videonya, Gilang membuka ulasan dengan menyebut kunjungan ke Kabupaten Jember terasa belum lengkap jika belum melihat berbagai ornamen berwarna pink yang mendominasi kawasan alun-alun.

Baca juga: Klarifikasi Konten Kreator Sebut Tugu di Alun-alun Besuki Mirip Kue Putu, Singgung Permintaan Warga

"Belum afdol ke Jember kalau belum pakai ornamen-ornamen berwarna pink," ujar Gilang dalam videonya.

Selain warna mencolok tersebut, ia juga menyoroti sejumlah bangunan berbentuk segitiga yang berada di beberapa sudut kawasan.

"Saya juga enggak tahu ini kenapa harus ada segitiga di sini," katanya sambil bercanda.

Komentar tersebut disampaikan dengan gaya humor yang memang menjadi ciri khas konten-konten yang selama ini dibuatnya.

Tak hanya itu, Gilang juga memperlihatkan beberapa tempat duduk dengan sela-sela berwarna pink.

"Kalau duduk di sini jadi suasananya unyu," ucapnya sambil tertawa.

Bagian lain yang menarik perhatian sang konten kreator adalah desain keramik di kawasan alun-alun yang menurutnya menyerupai tuts piano.

Dengan gaya khasnya, ia bahkan sempat memperagakan beberapa nada musik.

"Nah ini C minor, ini C mayor, ini C general," ujarnya.

Video review Alun-alun Jember dari Gilang Herlambang itu ramai dan viral di media sosial.

Beragam komentar pun muncul dari warganet, mulai dari yang menganggap ulasan tersebut menghibur hingga menjadikannya bahan diskusi mengenai fasilitas publik di Kabupaten Jember.

Baca juga: Konten Kreator Bilang Tugu Alun-alun Besuki Mirip Kue Putu, Bupati Situbondo Mas Rio Beri Sindiran

Respons Pemkab Jember

Selain dari warganet, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, tampak turut merespons video review dari Gilang Herlambang tersebut.

Bukan mengecam, Pemkab Jember tampak menyambut baik review dari sang konten kreator.

Respons dari Pemkab Jember tampak dalam kolom komentar di unggahan tersebut.

"Ehhh Mampir ke Jember juga Mas Gilang, Jangan lupa bawa oleh olehnyaa yaa," tulis akun @pemkabjember.

Tanggapan Pemkab Jember ini turut mendapat reaksi dari warganet.

Ada dari warganet yang menyebut reaksi Pemkab Jember terhadap review dari Gilang Herlambang berbeda dari review sebelumnya, dalam hal ini adalah Alun-alun Besuki.

Sempat Disorot karena Sebut Tugu di Alun-alun Besuki Mirip Kue Putu

Ya, beberapa waktu lalu, Gilang Herlambang sempat disorot karena unggahan review Alun-Alun Besuki Situbondo pada Senin (15/6/2026).

Dalam review tersebut, sang konten kreator menyebut tugu bambu runcing mirip kue putu.

"Ada tugu bambu besar itu. Itu kalo dibuat kue putu, bukan kue putu jadinya. Kue mbah itu." kata Gilang.

Pernyataan dari Gilang ini mendapat respons tajam dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Pria yang akrab dipanggil Mas Rio itu tampak membuat konten bernada sindiran di akun Instagramnya, @masrio.bupatiku.

Dalam unggahan tersebut, Bupati Rio Prayogo menyoroti pernyataan sang konten kreator yang menyebut tugu bambu runcing di Alun-alun Besuki Situbondo sebagai kue putu.

Menurut Bupati Situbondo tersebut, hal ini dianggap merendahkan perjuangan masyarakat Besuki saat melawan penjajah dengan Bambu Runcing.

"Bolehlah kita meroasting, tapi jangan ke lambang atau simbol satu daerah," kata Rio, dalam postingan instagram pribadinya Rabu (17/6/2026).

Lebih lanjut, Rio menyebut tugu bambu yang berdiri di kawasan Alun-Alun Besuki memiliki filosofi perjuangan masyarakat Besuki.

"Tugu ini dibuat bukan sembarangan. Dasarnya adalah perjuangan masyarakat Besuki. Kok dibilang kue putu," jelasnya.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.