TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Utara angkat bicara terkait tudingan bahwa panitia penyelenggara ASEAN U-19 Boys' Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026 belum menyetorkan pajak hiburan kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Sekretaris PSSI Sumut, Yosephine N. Sembiring, menegaskan bahwa pihak panitia lokal tidak pernah berniat mengabaikan kewajiban pembayaran pajak hiburan yang timbul dari penyelenggaraan turnamen sepak bola usia muda terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Menurut Yosephine, sejak awal panitia lokal telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terkait berbagai aspek penyelenggaraan, termasuk persoalan administrasi perpajakan. "Atas perhatian DPRD dan Bapenda Deli Serdang terhadap Turnamen ASEAN U-19 Boys Championship 2026, kami sampaikan terima kasih," ujar Yosephine kepada Tribun Medan, Rabu (17/6).
Wanita yang akrab disapa Pipin itu menjelaskan, proses penyelesaian kewajiban pajak masih berada dalam tenggat waktu yang telah diberikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Deli Serdang. "Soal pajak tiket, kami tegaskan tidak ada niat mengabaikan kewajiban. Panitia lokal sudah berkoordinasi dengan Bupati dan bahkan surat dari Bapenda meminta penyelesaian tujuh hari kerja setelah event. Sementara hari ini masih dua hari kerja setelah event selesai," katanya.
Pipin menyebutkan, saat ini panitia masih melakukan rekonsiliasi data penjualan tiket sebelum nantinya dilakukan penyetoran pajak hiburan secara resmi kepada pemerintah daerah. "Data tiket masih direkonsiliasi. Panitia lokal akan membayarkan secara transparan dan bertanggung jawab," ucapnya.
Sebelumnya, penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 13 Juni 2026 menggunakan Sport Center Sumatera Utara di Kabupaten Deli Serdang sebagai salah satu venue utama pertandingan.
Sebanyak 11 negara ambil bagian dalam turnamen tersebut. Stadion Utama Sumatera Utara yang berada di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, menjadi lokasi digelarnya sejumlah pertandingan, termasuk laga yang melibatkan Timnas Indonesia U-19.
Untuk pertandingan Timnas Indonesia, panitia membuka penjualan tiket kepada masyarakat melalui sistem daring atau online. Dari setiap tiket yang dibeli penonton, terdapat komponen pajak hiburan yang dibebankan kepada pembeli.
Pajak hiburan tersebut diketahui sebesar 10 persen dari harga tiket yang dijual. Karena telah dipungut melalui mekanisme pembelian tiket, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan dana pajak tersebut harus disetorkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Pemko Medan Akan Siapkan Kantong Parkir di Stadion Teladan
Turnamen itu sendiri resmi berakhir pada Sabtu (13/6/2026). Pada hari terakhir kompetisi, Stadion Utama Sumatera Utara menggelar dua pertandingan, yakni laga perebutan tempat ketiga antara Indonesia melawan Kamboja pada sore hari, serta partai final antara Australia menghadapi Thailand pada malam harinya.
Menanggapi kabar yang menyebut panitia penyelenggara menghilang, Yosephine membantah tuduhan tersebut. "Kami luruskan juga, tidak ada panitia lokal yang menghilang. Kami tahu mereka semua tetap bekerja hingga akhir," tegasnya.
Ia mengakui bahwa menjadi tuan rumah turnamen internasional berskala besar merupakan pengalaman yang relatif baru bagi Sumatera Utara. Karena itu, menurutnya, seluruh pihak perlu saling mendukung dan memperkuat komunikasi agar berbagai persoalan teknis dapat diselesaikan dengan baik.
"Kami sadar event internasional seperti ini masih baru bagi Sumut. Kita terus belajar seperti daerah lain yang sudah lebih terbiasa menyelenggarakan event berskala internasional. Tapi kami pastikan kewajiban panitia lokal akan dipenuhi," ujarnya.
Yosephine berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi polemik yang dapat mencoreng citra Sumatera Utara sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional. "Ini event kebanggaan Sumut setelah puluhan tahun. Jangan sampai hal kecil seperti ini membuat Sumut kehilangan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah internasional di masa depan. Mari kita dukung bersama demi kesuksesan turnamen ini," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)