Gelandang muda Swiss yang penuh energi, Johan Manzambi, menampilkan salah satu performa pemain pengganti paling luar biasa yang pernah terlihat di ajang Piala Dunia FIFA. Ia mencetak dua gol hanya dalam hitungan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, membawa Swiss mengalahkan Bosnia dan Herzegovina. Dengan pencapaian itu, pemain berusia 20 tahun tersebut menjadi pemain pengganti termuda yang pernah mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia—sebuah rekor yang menunjukkan betapa istimewanya talenta muda ini.
Manzambi baru beberapa menit berada di lapangan setelah menggantikan Dan Ndoye ketika ia membawa Swiss unggul lewat gol pembuka pertandingan. Tenaga segar, keberanian, dan penyelesaian yang tajam semuanya menandai kehadirannya di panggung terbesar sepak bola dunia. Namun aksinya belum berhenti di situ. Beberapa saat kemudian, ia menambah gol kedua yang membuat para penonton di stadion terperangah.
Perubahan pemain di babak kedua memberi napas baru bagi serangan Swiss, yang kemudian mencetak tiga gol dalam waktu singkat—dua melalui Manzambi dan satu lagi dari Rubén Vargas sebelum Granit Xhaka memastikan kemenangan lewat tendangan penalti di masa tambahan waktu.
Meskipun demikian, malam itu sepenuhnya menjadi milik Manzambi.
Lahir pada 14 Oktober 2005 di Jenewa dari orang tua berdarah Angola dan Kongo, Manzambi kini bermain di Bundesliga bersama SC Freiburg, klub tempat ia berkembang pesat sejak debut di tim senior pada tahun 2024. Ia dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Europa setelah mencetak gol kedua yang krusial bagi Freiburg dalam kemenangan semifinal Liga Europa atas Braga pada Mei 2026.
Di level internasional, kariernya berkembang dengan cepat. Piala Dunia 2026 selalu menjadi target yang ia tetapkan sejak menandatangani kontrak dengan Freiburg. Pada hari Kamis itu, mimpinya bukan hanya menjadi kenyataan—tetapi meledak menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.