Jordan Pickford menyatakan dirinya siap mengambil penalti untuk Timnas Inggris jika diperlukan pada ajang Piala Dunia. Penjaga gawang Everton tersebut kini menyeimbangkan peran utamanya di bawah mistar dengan latihan eksekusi penalti, saat skuad Tiga Singa bersiap menghadapi turnamen di Amerika Serikat, di mana ia berharap dapat berperan penting di kedua sisi lapangan.
Penjaga gawang berusia 32 tahun itu sudah dikenal memiliki reputasi kuat dalam adu penalti setelah melakukan penyelamatan krusial untuk Inggris di Piala Dunia 2018, Euro 2020, dan Euro 2024. Ia juga pernah mencetak gol penalti melawan Swiss pada final Nations League 2019.
Pickford mengungkapkan dirinya tidak akan ragu untuk maju sebagai algojo penalti bagi Inggris selama Piala Dunia. Saat ini, ia bersama skuad Tiga Singa tengah menjalani pemusatan latihan di Florida sebagai persiapan menghadapi laga uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika. Selain menjalankan tugas utamanya sebagai penjaga gawang, ia juga berlatih menuntaskan peluang di depan gawang.
Ketika ditanya apakah ia bersedia mengambil penalti di Piala Dunia, Pickford menjawab dengan penuh keyakinan. “Ya. Saya yakin 100 persen pada kemampuan saya sendiri. Saya akan berlatih dan mengeksekusinya dengan baik,” ujarnya kepada wartawan.
Meski demikian, Pickford menegaskan bahwa tanggung jawab utamanya tetap menjaga gawang Inggris. Namun, ia menambahkan bahwa dirinya siap jika dibutuhkan dalam adu penalti di babak gugur. “Saya juga ingin fokus pada penyelamatan,” katanya. “Jadi harus ada keseimbangan. Jika diminta, saya bermain untuk Inggris, saya mewakili negara, jadi saya akan maju dan mengambilnya jika diperlukan. Saya masih menyimpan sebagian latihan itu untuk diri saya sendiri. Kami mungkin akan mulai menerapkannya sedikit demi sedikit, segera.”
Kepercayaan terhadap kemampuan Pickford dalam adu penalti sudah lama diakui oleh tim pelatih Inggris. Mantan pelatih Gareth Southgate pernah menyoroti kemampuan sang kiper setelah keberhasilannya mengeksekusi penalti melawan Swiss di Nations League. “Dengan pemain yang tersisa di lapangan saat itu, dia adalah salah satu penendang terbaik dan ia melakukannya dengan sempurna,” ujar Southgate. “Kami tidak menentang Jordan mengambil penalti di Piala Dunia Rusia. Beberapa pemain lain mungkin menunjukkan level yang lebih baik, tetapi dia tetap termasuk di antara penendang terbaik kami. Memang terasa lebih menegangkan ketika penjaga gawang mengambil penalti, tapi dia melakukannya karena memang pantas.”
Timnas Inggris tiba di Amerika Serikat pada Senin untuk memulai tahap akhir persiapan turnamen. Laga persahabatan melawan Selandia Baru dan Kosta Rika akan menjadi kesempatan bagi skuad untuk menyempurnakan strategi sebelum pertandingan resmi dimulai.
Tiga Singa akan membuka perjalanan mereka di Grup L melawan Kroasia di Dallas pada 17 Juni, kemudian menghadapi Ghana pada 23 Juni dan Panama empat hari setelahnya.