TRIBUNBEKASI.COM, GAMBIR- Cek titik demo Jakarta yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat hari ini, Jumat (19/6/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan ada lima demo yang digelar hari ini.
Artinya akan ada lima titik di Jakata Pusat yang berpotensi menyebabkan kemacetan.
Demo kali ini datang dari tiga elemen mahasiswa dan petani. Meski hanya ada empat elemen yang berdemo namun aksi digelar di lima titik berbeda.
Tribunners khususnya warga Karawang, Bekasi dan Kota Bekasi bisa yang hendak menuju Jakarta bisa memanfaatkan informasi ini untuk mengatur perjalanan agar mencapai tujuan tepat waktu.
Demo hari ini datang dari Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia.
Mereka akan menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan atau kawasan selatan Monas.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 09.00 WIB.
"Pukul 09.00 WIB demonstrasi digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di Jalan Medan Merdeka Selatan atau kawasan selatan Monas," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/6/2026).
Demo kedua hari ini datang dari Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti.
Mereka akan menggelar aksi di kompleks DPR/MPR, Senayan.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
Demo ketiga hari ini datang dari Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia
Mereka akan menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 11.00 WIB.
Demo keempat hari ini datang dari Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara.
Mereka akan menggelar aksi di kawasan Tugu Tani, Gambir.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 13.00 WIB.
Di waktu yang sama, kelompok yang sama juga akan melakukan demonstrasi di depan kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sawah Besar pukul 13.00 WIB.
Untuk mengamankan jalannya demonstrasi sebanyak 4.263 personel gabungan kepolisian dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berjalan tertib serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Erlin menjelaskan, pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa.
Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta jumlah massa yang hadir.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan sekitar lokasi unjuk rasa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Iptu Erlyn.