JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA
Tim nasional Brasil secara resmi mengonfirmasi bahwa Neymar tidak akan ambil bagian dalam pertandingan Piala Dunia berikutnya melawan Haiti. Penyerang bintang tersebut akan tetap tinggal sementara rekan-rekannya melakukan perjalanan ke Philadelphia. Pemain asal Santos itu masih berupaya mencapai kebugaran penuh, dan staf medis Selecao memutuskan untuk tidak mengambil risiko yang tidak perlu terhadap pemain andalan mereka.
Neymar akan tetap berada di New Jersey
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengumumkan bahwa Neymar dipastikan absen dalam laga kedua fase grup Piala Dunia 2026 untuk Selecao. Pemain berusia 34 tahun itu tidak akan bergabung dengan skuad yang akan berangkat ke Philadelphia, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Haiti pada Jumat malam.
Alih-alih bepergian bersama tim utama, mantan bintang Barcelona dan Paris Saint-Germain itu akan tetap di markas tim untuk fokus pada pemulihan kondisi fisiknya. “Ia akan tetap berada di New Jersey untuk mengoptimalkan fase akhir proses pemulihannya, dengan memanfaatkan fasilitas unggulan di hotel The Ridge dan pusat latihan Columbia Park,” jelas CBF dalam pernyataan resminya.
Perubahan dari rencana awal Ancelotti
Keputusan ini menandai perubahan penting dari strategi awal yang telah disusun oleh pelatih kepala Carlo Ancelotti dan staf pendukungnya. Pada awalnya, rencananya adalah agar Neymar tetap bersama skuad, secara bertahap meningkatkan keterlibatannya dalam sesi latihan kelompok sambil tetap ikut dalam perjalanan ke setiap kota pertandingan untuk menjaga kekompakan tim.
Namun, departemen medis memilih pendekatan yang lebih statis agar sang penyerang dapat memiliki akses penuh ke peralatan pemulihan yang dibutuhkan. Neymar sempat muncul sebentar di lapangan pada hari Selasa dan ikut dalam pemanasan bersama tim pada hari Rabu, tetapi ia masih berlatih dengan beban yang dikontrol ketat dibandingkan dengan pemain lainnya.
Perlombaan menuju babak gugur
Dengan Neymar resmi absen dalam laga melawan Haiti, fokus kini beralih ke pertandingan grup terakhir Brasil melawan Skotlandia pada 24 Juni. Partisipasinya dalam laga tersebut masih diragukan, karena staf pelatih harus menyeimbangkan kebutuhan akan ritme pertandingan dengan risiko kambuhnya cedera sebelum fase krusial turnamen dimulai.
Ancelotti tampaknya memilih langkah hati-hati, dengan tujuan utama memastikan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil itu bisa tampil di babak gugur. Respons Neymar terhadap latihan teknis dan taktis mendatang akan menjadi penentu apakah ia akan mendapatkan menit bermain di laga terakhir grup atau disimpan untuk babak 16 besar.
Danilo soroti pengaruh besar Neymar
Absennya sang bintang terus menjadi bahan pembicaraan di media, namun di ruang ganti, para pemain tetap menyadari betapa pentingnya peran sosok tersebut bagi tim. Dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Haiti, bek senior Danilo menegaskan bahwa nilai Neymar jauh melampaui sekadar gol dan assist, karena kehadirannya saja memaksa pelatih lawan untuk mengubah strategi pertahanan mereka secara total.
“Jika ada pemain seperti Neymar, lawan akan menjadi lebih tegang dan meminta bantuan untuk menjaganya,” ujar Danilo. “Jadi, dengan dua pemain yang mengawalnya, seseorang dari tim kami akan bebas. Itu sangat membantu. Hanya dengan berada di lapangan, dia bisa mengacaukan keseimbangan lawan. Tentu saja, kami harus menghadapi kenyataan. Kami berharap dia segera pulih dan bisa membantu kami. Kualitasnya sudah terbukti.”
Sejauh mana Brasil akan melangkah di Piala Dunia?