Teriakan 'Lanjutkan MBG' Menggema di DPRD Provinsi Jambi
Suci Rahayu PK June 19, 2026 03:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM,  JAMBI - Ratusan warga yang diperkirakan mendekati seribu orang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi, Jumat (19/6/2026).

Massa menyuarakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan meminta pemerintah pusat agar program tersebut tetap dilanjutkan.

Dalam aksi tersebut, massa yang didominasi ibu-ibu secara bergantian menyampaikan orasi. Mereka menilai program MBG telah memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekolah maupun masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaannya.

DEMO - Warga Jambi berdemo dukung program MBG di kantor DPRD Provinsi Jambi pada Jumat (19/6/2026). Pendemo menyerukan untuk melanjutkan program MBG
DEMO - Warga Jambi berdemo dukung program MBG di kantor DPRD Provinsi Jambi pada Jumat (19/6/2026). Pendemo menyerukan untuk melanjutkan program MBG (Tribunjambi.com)

Salah seorang perwakilan massa mengatakan kehadiran mereka merupakan bentuk aspirasi masyarakat Jambi yang menginginkan program MBG tetap berjalan.

“Kami mewakili masyarakat Provinsi Jambi meminta agar Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan. Program ini sangat membantu anak-anak kami. Yang biasanya tidak sarapan, sekarang bisa sarapan,” ujar orator di hadapan massa.

Menurutnya, keberadaan program tersebut juga membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga. Ia menyebut uang jajan anak yang sebelumnya cukup besar kini bisa berkurang karena kebutuhan makan telah dipenuhi melalui program MBG.

Baca juga: Breaking News Demo Dukung MBG di Jambi, Waka DPRD Menggebu-gebu Semangati Pendemo

Baca juga: Warga Bungo yang Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia Diduga Berangkat Jalur Tak Resmi di Jambi

Selain itu, program tersebut dinilai membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar yang terlibat dalam penyediaan dan distribusi makanan.

“Banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya MBG ini. Kalau ada kekurangan dalam pelaksanaannya, yang diperbaiki adalah pelaksanaannya, bukan programnya yang dihentikan,” katanya.

Dalam orasinya, massa juga meminta DPRD Provinsi Jambi sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat. Mereka berharap para legislator ikut mengawasi pelaksanaan program agar berjalan lebih baik ke depan.

“Tolong sampaikan kepada pemerintah pusat bahwa masyarakat Provinsi Jambi hari ini datang ke DPRD meminta program makan bergizi gratis tetap dilanjutkan,” ujar orator yang disambut sorak dukungan peserta aksi.

Massa juga meminta anggota DPRD Provinsi Jambi menemui mereka secara langsung untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Sementara itu, setelah massa menyampaikan orasi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata langsung menemui para demonstran di halaman gedung dewan. 

Di hadapan ratusan peserta aksi, Ivan menyatakan DPRD memahami aspirasi masyarakat yang menginginkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan.

“Kami tahu persis apa yang diinginkan masyarakat yang hadir di sini, yaitu memperjuangkan agar Program Makan Bergizi Gratis tetap dilanjutkan,” kata Ivan yang disambut teriakan dukungan massa.

Ivan menjelaskan program MBG memiliki kaitan erat dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor kesehatan dan pemenuhan gizi anak.

Baca juga: Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Zulhijjah, Bupati Fadhil Arief Pesan Santri Jadi Agen Perubahan

“Kalau IPM ingin baik, indikator utamanya adalah kesehatan. Kematian bayi harus nol, gizi anak harus terjamin. Karena itu tidak ada DPR yang akan membatalkan program makanan bergizi,” ujarnya.

Menurut Ivan, meski kewenangan program berada di pemerintah pusat, manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah. Ia menyebut sekitar 446 ribu warga di Provinsi Jambi menjadi penerima manfaat program tersebut.

“Bayangkan, setiap hari ada ratusan ribu penerima manfaat yang mendapatkan makanan bergizi. Ini sangat membantu masyarakat dan mendukung tumbuh kembang anak-anak,” katanya.

Ivan menegaskan DPRD Provinsi Jambi akan mendukung aspirasi masyarakat terkait keberlanjutan program tersebut. Namun, ia juga mengingatkan agar pelaksanaannya tetap diawasi secara ketat dan transparan.

“Program MBG harus dilanjutkan, tetapi jika ada penyimpangan atau korupsi harus ditindak. Yang diperbaiki adalah pelaksanaannya, bukan programnya. Kami mendukung agar program ini berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menilai program MBG memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa karena melibatkan petani, nelayan, pelaku UMKM, dan koperasi sebagai pemasok bahan pangan.

“Program ini bukan hanya soal makan bergizi untuk anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa. Petani menyiapkan sayur, peternak menyediakan telur dan ayam, nelayan memasok ikan. Semua ikut merasakan manfaatnya,” tutup Ivan.

Devi, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi, membantah anggapan bahwa dirinya merupakan bagian dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengaku hadir dalam aksi tersebut sebagai masyarakat biasa yang merasakan manfaat program bagi anak-anaknya.

“Kami ini masyarakat biasa. Saya datang ke sini karena merasa terbantu dengan adanya MBG. Kami minta programnya jangan ditutup. Kalau ada yang korupsi, yang ditindak orang yang korupsinya, bukan programnya yang dihentikan,” ujarnya.

Menurut Devi, keberadaan MBG membantu pemenuhan gizi anak-anak sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga sehari-hari. (Tribunjambi.com/Rifani Halim)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Warga Bungo yang Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia Diduga Berangkat Jalur Tak Resmi di Jambi

• Breaking News Demo Dukung MBG di Jambi, Waka DPRD Menggebu-gebu Semangati Pendemo

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.