Warga Bungo yang Jadi Korban Penganiayaan di Malaysia Diduga Berangkat Jalur Tak Resmi di Jambi
Suci Rahayu PK June 19, 2026 03:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga Kabupaten Bungo, Jambi yang diduga jadi korban penganiayaan di tempatnya bekerja di Malaysia, diduga tidak mendapatkan paspor dari wilayah Jambi.

Sebelumnya, viral video seorang perempuan mengaku warga Bungo jadi korban kekerasan di Malaysia.

Kabar terbarunya, perempuan korban penganiyaan itu merupakan warga Desa Lubuk Mayang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Jambi.

Namun temuan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen Imigrasi) Jambi, korban tidak pernah mengajukan permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bungo maupun kantor imigrasi lain yang berada di wilayah Provinsi Jambi.

Atas temuan ini, diduga korban berangkat ke luar negeri untuk menjadi tenaga migran tidak dilakykan melalui jalur resmi yang terdata di Jambi.

Meski begitu, saat ini petugas Imigrasi Bungi sedang berkoordinasi dnegan pihak keluarga terkait keberadaan korban di Malaysia.

Sebelumnya,  Pihak Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia P4MI Jambi mengaku sedang melakukan penelusuran terkait keberadaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Muara Bungo itu.

Hal itu disampaikan Koordiantor P4MI Jambi, Deliyus Eka Saputra, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, Kamis (18/6/2026).

Baca juga: Viral Diduga TKI Bungo Disiksa di Malaysia, P4MI Jambi Telusuri dan Selidiki

Baca juga: Breaking News Demo Dukung MBG di Jambi, Waka DPRD Menggebu-gebu Semangati Pendemo

Dia mengatakan, pihaknya akan menelusuri dan dugaan kekerasan itu dan berkoordinasi dengan pihak KBRI Malaysia.

“Lagi kita telusuri dan terkait dugaan tindakan kekerasan di Malaysia, akan kita koordinasikan dengan pihak KBRI di Malaysia,” katanya.

Video itu viral di media sosial. Dalam video, terlihat wajah perempuan tersebut lebam-lebam.

Disebutkan bahwa dia menjadi korban penyiksaan dan penganiayaan berat oleh pihak yang belum diketahui identitasnya. 

Dalam video, korban terlihat duduk lemas di sebuah ruangan berlatar dinding berwarna merah muda.

Sorot matanya tampak kosong dan menunjukkan trauma psikologis mendalam.

Wajahnya sembap dengan air mata yang terus mengalir sepanjang rekaman.

Korban juga memperlihatkan sejumlah bagian tubuh yang diduga mengalami kekerasan fisik.

Kedua mata tampak lebam menghitam, diduga akibat pukulan benda tumpul.

Pada salah satu adegan, korban bahkan membuka kelopak mata kirinya untuk menunjukkan pendarahan hebat pada bagian putih mata.

Selain itu, korban mengarahkan kamera ke lengan kanan dan paha kiri yang dipenuhi memar keunguan. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Promo WTC Jambi 19 Juni 2026, Ada Deuseyo dan Steak Daddy

Baca juga: Sebelum Meninggal, 1 Warga Binaan Lapas Jambi Sempat Pemeriksaan Pengobatan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.