700 Mahasiswa Trisakti Geruduk DPR Sore Ini, Bawa 3 Tuntutan Rakyat
Erik S June 19, 2026 03:35 PM

Sekitar 700 mahasiswa Universitas Trisakti akan menggelar aksi demonstrasi di Kompleks Senayan, DPR RI, Jumat (19/06/2026). 

Menteri Luar Negeri Kepresidenan Mahasiswa (Kepresma) Trisakti, Arief Rizquna mengatakan mahasiswa akan bertolak dari Tugu Monumen Tragedi 12 Mei menuju DPR pukul 14.00 WIB. 

Mereka akan menggunakan sejumlah alat transportasi, kopaja, angkot, dan sepeda motor. 

Kendaraan itu akan parkir di kawasan Gedung TVRI. Lalu massa mahasiswa melakukan long march ke depan Gedung DPR. 

"Dari hasil teknis lapangan kemarin, kita akan berangkat kurang lebih di jam dua. Kita akan berangkat dari sini dan kita akan menuju ke gedung DPR," tutur Arief di kawasan Tugu Monumen Tragedi 12 Mei, Universitas Trisakti, Jakarta Barat.

Rencananya di lokasi aksi akan turut sejumlah mahasiswa gabungan universitas di Jakarta Barat. 

Tiga Tuntutan Rakyat 

Mahasiswa mengusung tiga tuntutan utama yakni memulihkan ekonomi dan politik, memberantas inkompetensi pejabat, serta mengembalikan supremasi sipil.

Selain itu, mereka turut menyuarakan sejumlah tuntutan lain, di antaranya menurunkan harga bahan pokok, menurunkan harga BBM dan meningkatkan ketersediaan BBM subsidi, menghentikan pemborosan APBN, serta melakukan evaluasi total terhadap program makan bergizi gratis (MBG).

Mahasiswa juga menyatakan penolakan terhadap UU Polri, meminta pembebasan tahanan politik, menghentikan represivitas aparat dan militerisme di ranah sipil, serta menolak proyek strategis nasional (PSN) yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

TNI-Polri Siaga 

Apel kesiapan pengamanan menjelang aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Gedung MPR/ DPR RI, Senayan, Jakarta.

Apel dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, di halaman Gedung MPR/ DPR RI pada Jumat pagi.

Berdasarkan pantauan reporter Tribunnews.com Chaerul Umam di lokasi, apel digelar sekira pukul 08.40 WIB.

Ribuan personel gabungan TNI Polri tampak khidmat mengikuti apel pagi ini.

Berdasarkan informasi yang didapat, jumlah personel gabungan yang diturunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Kompleks Parlemen sekitar 1.407.

Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan pengamanan dilakukan guna menjamin masyarakat dapat menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan perundang-undangan, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Selain menyiagakan personel pengamanan, sejumlah kendaraan taktis (rantis) juga disiagakan di halaman Kompleks Parlemen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.