TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Suasana tenang di kawasan Jalan Iskandar 14, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah menjadi kepanikan, Jumat (19/6/2026) pagi.
Seorang pria lanjut usia berinisial GH (69), ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi (WC) rumah warga sekitar pukul 09.30 WIB.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat datang ke rumah tersebut, dan meminta izin untuk menggunakan kamar mandi.
"Korban datang ke rumah saksi dan meminta izin untuk numpang ke kamar kecil. Setelah dipersilakan masuk, beberapa saat kemudian terdengar suara benturan seperti orang terjatuh dari dalam WC," ujar AKP Anis.
Tak lama setelah suara tersebut terdengar, seorang penghuni rumah hendak menggunakan kamar mandi mendapati pintu dalam kondisi terkunci dari dalam.
Karena merasa curiga, sejumlah warga bersama penghuni rumah kemudian berupaya membuka pintu WC tersebut.
"Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam posisi tertelungkup dan tidak memberikan respons," jelasnya.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Ketapang. Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Namun, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, jenazah korban tidak dibawa untuk menjalani visum maupun autopsi.
"Keluarga, dalam hal ini anak korban, menyatakan tidak bersedia dilakukan pemeriksaan medis maupun autopsi terhadap jenazah," ungkap AKP Anis.
Sebagai bentuk pernyataan resmi, pihak keluarga juga membuat surat pernyataan yang menyebutkan menerima kematian korban sebagai takdir dan tidak menghendaki adanya tindakan medis lanjutan.
Baca juga: Penemuan Jenazah Pria 55 Tahun di Kota Besi Kotim Kalteng, Tak Ditemukan Tanda Kekerasan Fisik
Baca juga: Penemuan Jenazah Pria di Kebun Cabai Desa Bajarum Kotim Kalteng, Polisi Periksa 5 Saksi
Selanjutnya, petugas membawa jenazah ke rumah korban di Jalan Iskandar 28 untuk diserahkan kepada keluarga.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur, termasuk memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para saksi.
"Anggota telah melakukan pemeriksaan TKP, mendata saksi-saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan seluruh fakta terkait kejadian tersebut," pungkasnya.