Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Seorang perempuan bernama Wulansari (27) sempat dilaporkan hilang selama sekitar dua bulan.
Baca juga: Suami Panik Istri Menghilang, Ternyata Check-in dengan Mantan Pacar dan Tewas Dibunuh
Pihak keluarga menyebut kondisi Wulansari mulai berubah setelah menikah. Mereka juga menduga adanya ancaman selama korban tinggal bersama suaminya.
Wanita malang itu akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dipulangkan ke keluarganya.
Proses penjemputan dilakukan pada Kamis (18/6/2026) oleh tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan
.Sebelumnya, tim menerima laporan dari ayah korban, Tugiyo (60), warga Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.
Tim berangkat sekitar pukul 20.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 23.15 WIB sebelum membawa Wulansari kembali ke rumah keluarganya di Bandar Lampung.
Kepala Bidang Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menjelaskan laporan awal diterima dari Tugiyo yang menyebutkan putrinya kehilangan kontak sejak sekitar dua bulan sebelum Idul Adha.
“Pelapor mengirimkan foto dan ciri-ciri anaknya. Setelah itu kami membantu menyebarluaskan informasi melalui jaringan yang kami miliki,” ujar Rully, Jumat (19/6/2026).
Sekitar satu minggu kemudian, upaya tersebut membuahkan hasil setelah seorang warga bernama Oki melaporkan adanya perempuan dengan ciri-ciri yang sama di wilayah Lampung Selatan.
Mendapat informasi itu, tim segera melakukan penelusuran dan pengecekan ke lokasi. Setelah pencocokan identitas, perempuan tersebut dipastikan adalah Wulansari yang selama ini dicari keluarganya.
“Kami kemudian menghubungi pihak keluarga untuk memastikan. Setelah dipastikan benar, yang bersangkutan langsung kami antar kembali ke rumah orang tuanya,” kata Rully.
Dari keterangan keluarga, sebelum dilaporkan hilang, Wulansari diketahui telah menikah sekitar satu bulan dan tinggal bersama suaminya di wilayah Unit 2, Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.
Pihak keluarga menyebut kondisi Wulansari mulai berubah setelah menikah. Mereka juga menduga adanya tekanan selama korban tinggal bersama suaminya.
“Kami mendapat informasi dari warga setempat bahwa sehari-hari dia hanya makan sedikit dan sempat mendapat ancaman. Handphone-nya juga diduga tidak bisa digunakan,” ungkap adik korban melalui pesan WhatsApp yang diteruskan kepada petugas.
Keluarga juga menyebut Wulansari sempat mendatangi kantor polisi di wilayah tersebut sebelum akhirnya berhasil ditemukan dan dijemput oleh tim gabungan.
Hingga kini, keluarga berharap kondisi Wulansari dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa di tengah keluarga.
( Tribunlampung.co.id / Dominius D Barus )