Daftar 3 Wilayah di Prabumulih yang Rawan Terjadi Karhutla, Siagakan Posko 24 Jam
Slamet Teguh June 19, 2026 06:00 PM

 

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) kota Prabumulih melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Seinggok Sepemunyian.

Tidak hanya melakukan persiapan posko-posko, namun BPBD Prabumulih juga memetakan daerah-daerah di kota Prabumulih yang masuk sebagai daerah rawan karhutla.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun Tribun Sumsel, BPBD Prabumulih menetapkan tiga wilayah di kota nanas tersebut sebagai wilayah yang tinggi karhutla dan menjadi prioritas pengawasan selama beberapa bulan ke depan.

Kepala BPBD Prabumulih, Sriyono SH kepada wartawan Tribunsumsel.com mengatakan tiga wilayah yang diterapkan masuk wilayah rawan karhutla tersebut yakni Kecamatan Prabumulih Barat, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) dan Kecamatan Cambai. 

"Ketiga wilayah itu menjadi fokus pengawasan kami karena rentan dan tinggi tingkat Karhutla," ungkap Sriyono kepada wartawan saat dibincangi.

Sriyono mengaku di tiga kawasan tersebut dinilai memiliki karakteristik lahan yang mudah terbakar karena didominasi area perkebunan, lahan terbuka, serta vegetasi yang cepat mengering terlebih saat kemarau.

"Untuk langkah antisipasi, kami menyiagakan empat posko tanggap bencana yang siaga selama 24 jam penuh. Posko-posko tersebut berfungsi sebagai pusat pemantauan, penerimaan laporan masyarakat, sekaligus koordinasi penanganan karhutla dan bencana kekeringan," jelasnya.

Baca juga: 2 Hektare Lahan Mineral di Sungai Menang Terbakar, BPBD OKI Minta Warga Laporkan Jika Ada Titik Api

Lebih lanjut Sriyono menuturkan, empat posko yang disiagakan itu berfungsi sebagai pusat informasi, pemantauan kebakaran hutan dan lahan, sekaligus pemantauan kondisi kekeringan yang berpotensi terjadi selama musim kemarau. 

Adapun empat posko tersebut masing-masing berada di samping Kantor Camat Prabumulih Selatan, lalu di kawasan Delinom Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur tepatnya disamping Puskesmas Delinom.

"Posko ketiga berada di Jalan Taman Murni Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur dan posko keempat di Kecamatan Prabumulih Barat," tuturnya.

Disinggung berapa banyak personel disiagakan di setiap posko, Sriyono mengaku di setiap posko didukung tiga regu petugas yang bertugas secara bergiliran selama 24 jam, dimana setiap regu terdiri dari enam personel yang telah dibekali berbagai sarana pendukung penanggulangan bencana.

"Tiap posko itu ada enam personel dengan dilengkapi sarana pendukung seperti mobil pemadam kebakaran, peralatan pemadaman, alat komunikasi, serta perlengkapan penunjang lainnya," lanjutnya. 

Kepala BPBD Prabumulih itu menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan dan desa, hingga elemen masyarakat. Sehingga ketika terjadi musibah kebakaran baik lahan maupun hutan bisa ditanggulangi dengan cepat dan berhasil. 

"Kami imbau juga seluruh masyarakat agar melapor segera ketika mengetahui ada musibah kebakaran sehingga bisa ditanggulangi oleh petugas BPBD," imbaunya.

 

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.