Gencarkan Ketahanan Pangan, H Fani Tanam Melon Golden di Lahan Percontohan TP PKK Tabalong
Hari Widodo June 19, 2026 06:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Ratusan bibit melon golden ditanam di Lahan Percontohan TP PKK Kabupaten Tabalong, Kompleks Pendopo Bersinar, Pembataan, Jumat (19/6/2026) pagi.

Pemanfaatan lahan PKK dengan ditanami melon golden ini sebagai salah satu cara untuk mendorong masyarakat agar juga dapat memanfaatkan pekarangan masing-masing.

Penanaman perdana melon golden ini dilakukan langsung Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, bersama, Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani.

Turut mendampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong, H Fahrul Raji bersama beberapa pengurus TP PKK Kabupaten Tabalong.

Dalam proses tanam perdana ini tampak bibit melon yang semula berada di dalam polibag kecil dipindahkan ke lubang-lubang di lahan yang sudah diolah.

Di lahan berukuran sekitar 20x20 meter itu terdapat beberapa bedengan yang sudah ditutupi plastik mulsa warna perak dan juga dilengkapi tongkat kayu.

Diperkirakan masa tanam melon golden ini sekitar 50 hari hingga bisa dipanen dan yang ditanam di lahan percontohan PKK Tabalong sebanyak 300 bibit.

Bupati Tabalong, HM Noor Rifani mengatakan, melon golden dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi, kualitas buahnya yang bagus serta masa tanam relatif singkat.

"Melon ini terkenal sekali rasanya sangat luar biasa dan ini ditanam juga mudah, tidak memerlukan areal yang luas, ada 300 bibit yang kami tanam di sini," kata H Fani.

Melon golden ini dalam perawatannya juga tergolong mudah dan hanya memerlukan sekitar waktu 50 hari saja untuk bisa dipanen.

H Fani juga menyebut bahwa budidaya melon golden ini menjadi salah satu contoh optimalisasi lahan pekarangan yang efisien.

Melalui percontohan ini diharapkan bisa memotivasi masyarakat luas, untuk memanfaatkan ruang terbuka atau pekarangan rumah yang terbatas.

Tentunya tidak hanya melon, untuk mendukung ketahanan pangan mandiri, bisa juga lakukan penanaman komoditas harian lain seperti cabai, tomat, dan daun bawang.

Langkah kecil ini, lanjutnya, dinilai memiliki dampak besar, baik untuk memenuhi kebutuhan dapur pribadi maupun dalam skala yang lebih luas.

"Pekarangan yang sedikit, coba manfaatkan untuk menanam buah-buahan, menanam sayur-sayuran yang bermanfaat untuk diri pribadi atau keluarga," katanya.

Sehingga untuk kebutuhan sehari-hari tidak perlu beli, dan ini juga akan membantu dalam menstabilkan harga terkait dengan inflasi daerah.

Ditambahkan H Fani, Pemkab Tabalong melalui DKP3 akan bersinergi dengan TP PKK hingga ke tingkat desa untuk mendistribusikan bibit tanaman kepada rumah tangga.

Program ini diharapkan dapat membangun kemandirian pangan yang kuat, dimulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, menuju skala komunal, hingga skala besar yang berkelanjutan.

"Jadi itu yang akan dilakukan karena kebutuhan akan ketahanan pangan di Tabalong masih banyak," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala DKP3 Kabupaten Tabalong, H Fahrul Raji, menjelaskan, melon golden ini memang memiliki keunggulan dibanding jenis lainnya.

Selain waktu yang singkat, penanaman dan perawatan juga relatif mudah serta kualitas maupun rasa buahnya juga sangat bagus.

"Buahnya kalau panen, di pasaran mungkin sekitar Rp25 ribu per kilonya. Rasanya manis dan buahnya tahan lama setelah dipanen," jelasnya.

Tanam perdana Melon Golden di kebun PKK Tabalong
MELON- Melon golden ditanam di Lahan Percontohan TP PKK Kabupaten Tabalong, Kompleks Pendopo Bersinar, Pembataan, Jumat (19/6/2026).

Fahrul juga menyampaikan terkait dengan program mendukung ketahanan pangan pihaknya juga ada menyediakan bibit tanaman.

"Untuk bibit, kami memang menyediakan di UPTD Balai Benih Tanaman Pangan Hortikultura," katanya.

Sehingga kepada masyarakat yang berminat menanam tanaman hortikultura atau buah bisa mengunjungi UPTD Balai Benih Tanaman Pangan Hortikultura di Hikun. (AOL)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.