Sosok Penyiram Air Keras 2 Bocah di Sumedang, Ada Hubungan Spesial dengan Ibu Korban
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 19, 2026 08:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jawa Barat - Sosok penyiram air keras dua bocah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat akhirnya terbongkar.

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Dua Bocah di Sumedang, Saksi Mulai Diperiksa

Terungkapnya identitas pelaku yang sempat misterius tersebut setelah aparat kepolisian berhasil menangkapnya.

Pelaku penyiraman air keras diketahui bernama Wendi (32), kini berada di Markas Polres Sumedang yang terletak di Jalan Prabu Gajah Agung No. 07, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Wendi hanya dapat tertunduk saat digiring polisi dari ruang tahanan ke halaman Mapolres untuk keperluan ekspose hasil ungkap kasus, , Jumat (19/6/2026) sore.

Dia diduga kuat sebagai pelaku penyiraman air keras kepada RF (9) dan QS (6) warga Desa Sukahayu, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

Saat dipamerkan Polisi, ia terlihat mengenakan baju tahanan oranye dan tergos hitam. Pandangan pria berusia 32 tahun ini tertuju ke aspal, wajahnya lesu dan sesekali terlihat memerhatikan borgol yang mengikat tangannya. 

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, mengatakan, pria tersebut ditetapkan sebagai tersangka kasus penyiraman air aki atau air keras terhadap bocah kakak beradik. 

"Pelaku ditangkap di kediamannya, " kata Sandityo Mahardika di Mapolres Sumedang dikutip dari TribunJabar.id. 

Menurut Kapolres, pelaku melakukan serangan penyiraman air aki terhadap kedua korban di waktu yang berbeda.

Yakni kepada korban RF dilakukan pada Selasa (12/6/2026) sekira pukul 20.00 WIB.  Kemudian, kepada korban QS dilakukan pada Senin (15/6/2026) sekira pukul 15.15 WIB. 

"Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka bakar di wajah dan punggung," ucapnya. 

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan penyidikan, pelaku memiliki hubungan spesial dengan ibu korban, dan ayah kedua korban sedang bekerja di Bengkulu. 

"Pelaku ada hubungan spesial dengan ibu korban," ujarnya.

Selain meringkus pelaku, sejumlah barang bukti turut disita Polisi. 

Kronologi

Dua bocah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengalami luka bakar setelah disiram air keras oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya. 

Akibat kejadian ini, para korban mengalami luka bakar di bagian wajah dan punggung. 

Kedua korban adalah RP (9) dan KS (5). Kedua korban merupakan kakak beradik asal Desa Cibunar, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. 

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah membenarkan kejadian ini. 

"Benar, dua anak di bawah umur menjadi korban penyiraman air keras. Kedua korban mengalami luka bakar," kata Tanwin dikonfirmasi Tribun Jabar.id, Kamis (18/6/2026). 

Tanwin mengatakan, aksi keji pelaku terhadap korban dilakukan di lokasi dan waktu yang berbeda. 

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih memburu pelaku.

"Kasus ini dalam penyelidikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku ditangkap," ucapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.