Persela Masuk “Grup Neraka” Liga 2 2026/27, Derbi Jatim hingga Tantangan Papua Menanti 
Wiwit Purwanto June 19, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID LAMONGAN – Peta persaingan Pegadaian Liga 2 musim 2026/27 resmi dirilis PT I.League dan langsung menghadirkan tantangan berat bagi Persela Lamongan.

Klub berjuluk Laskar Joko Tingkir itu dipastikan tergabung di Grup Timur bersama sejumlah tim kuat dari berbagai wilayah Indonesia.

Di tengah dinamika pembagian grup tersebut, atmosfer persaingan dipastikan semakin panas bahkan sejak awal musim belum dimulai. Komposisi Grup Timur dihuni klub-klub berpengalaman, tim degradasi dari kasta tertinggi, hingga kekuatan baru yang penuh ambisi.

Situasi ini membuat setiap pertandingan diprediksi berlangsung ketat dan sarat gengsi, termasuk duel klasik antar sesama tim Jawa Timur yang selalu menyedot perhatian.

Persela Hadapi Grup Neraka di Wilayah Timur

Pengumuman pembagian grup disampaikan dalam agenda Competition Overview di Kantor I.League, Menara Mandiri 2 Lantai 19, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).

Baca juga: Persela Lamongan Kunci Bek Brasil, Daniel Goncalves Jadi Pilar Awal Musim Baru 

Dalam kesempatan itu, operator kompetisi menetapkan pembagian Grup Barat dan Grup Timur untuk musim baru.

Persela Lamongan dipastikan harus bersaing dengan sembilan tim lain di Grup Timur. Laga-laga berat sudah menanti, termasuk derbi Jawa Timur menghadapi Deltras FC, serta duel bergengsi melawan Persis Solo yang sebelumnya berlaga di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Tantangan tidak berhenti di situ. Persela juga harus menempuh perjalanan jauh untuk laga tandang ke Kalimantan hingga Papua, menghadapi klub seperti Persipura Jayapura dan PSBS Biak yang dikenal memiliki tradisi kuat di kompetisi nasional.

Media Officer Persela Lamongan, Fachrudin Ainun, menilai Grup Timur musim ini memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi.

"Persaingan pasti akan berjalan ketat. Ada Persipura dan Barito yang musim lalu menjadi pesaing utama tiket promosi. Kemudian ada Deltras, serta Kendal Tornado yang musim lalu juga tampil sangat baik," kata Fachrudin, Jumat (19/6/2026).

Ia menambahkan bahwa kekuatan grup semakin merata dengan hadirnya tim-tim berpengalaman serta klub promosi yang membawa motivasi tinggi untuk bersaing.

Baca juga: Persela Lamongan Pertahankan Empat Pemain Kunci untuk Championship 2026/2027

"Kemudian tim yang terdegradasi dari Super League, seperti Persis Solo. Belum lagi tim promosi dari Liga 3, mereka pasti tidak ingin cuma numpang lewat. Karena itu, kami mempersiapkan tim secara maksimal untuk dapat bersaing di papan atas," imbuhnya.

Menjelang bergulirnya kompetisi, manajemen Persela mulai menyusun program persiapan menyeluruh, mulai dari pembentukan skuad, pola latihan, hingga strategi perjalanan untuk menghadapi padatnya agenda laga tandang.

Dukungan suporter LA Mania juga diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi Persela saat menjalani laga kandang di Stadion Surajaya. Kehadiran mereka diyakini mampu memberi dorongan moral bagi tim dalam menghadapi kerasnya persaingan musim ini.

Sementara itu, PT I.League menegaskan bahwa pembagian grup berbasis wilayah dilakukan untuk menjaga keseimbangan kompetisi, efisiensi perjalanan tim, sekaligus menciptakan persaingan yang lebih kompetitif di Liga 2 musim 2026/27.

Berikut pembagian grup Pegadaian Liga 2 2026/27:

West Group (Grup Barat):

Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Semen Padang FC, Sumsel United FC, Persikad, FC Bekasi City, PSGC Ciamis, Persiku Kudus, dan PSIS Semarang.

East Group (Grup Timur):

Kendal Tornado FC, Persis Solo, Dejan FC, Deltras FC, RANS Nusantara FC, Persela Lamongan, PS Barito Putera, Persiba Balikpapan, Persipura Jayapura, dan PSBS Biak.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.