Klaten Utara Jadi Kecamatan Pertama Canangkan Desa Bersinar, Bupati Hamenang Soroti Bahaya Narkoba
Delta Lidina June 19, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM, KLATEN – Kecamatan Klaten Utara menjadi wilayah pertama di Kabupaten Klaten yang secara serentak mencanangkan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Pencanangan tersebut dilakukan di Aula Kantor Kecamatan Klaten Utara, Jumat (19/6/2026), dan dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama sejumlah pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu, Hamenang menyebut langkah Klaten Utara sebagai bentuk komitmen nyata dalam mencegah penyalahgunaan narkoba hingga tingkat desa.

“Hari ini kita menjadi saksi sejarah bagaimana komitmen bersama diwujudkan oleh masyarakat Klaten Utara. Dari 26 kecamatan dan 419 desa yang ada di Kabupaten Klaten, Klaten Utara menjadi yang pertama bersepakat untuk memulai langkah menjadi desa-desa yang bersih dari narkoba,” tutur Mas Hamenang.

Menurutnya, upaya pencegahan narkoba menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. 

Ia menilai kualitas sumber daya manusia harus dijaga sejak dini agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda harus kita siapkan dengan baik," tegasnya. 

"Saat ini lebih dari 50 persen penduduk Kabupaten Klaten merupakan anak muda. Mereka adalah calon penerus pembangunan yang harus kita jaga agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan mereka maupun masa depan daerah,” imbuhnya.

DESA BERSIH NARKOBA - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan arahan saat pencanangan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) se-Kecamatan Klaten Utara di Aula Kantor Kecamatan Klaten Utara, Jumat (19/6/2026).
DESA BERSIH NARKOBA - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan arahan saat pencanangan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) se-Kecamatan Klaten Utara di Aula Kantor Kecamatan Klaten Utara, Jumat (19/6/2026). (Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Hamenang juga mengingatkan bahwa peredaran narkoba masih menjadi persoalan serius. Berdasarkan data yang disampaikan, Kabupaten Klaten saat ini berada di peringkat ke-13 peredaran narkoba di Jawa Tengah.

“Hari ini di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Klaten berada di peringkat ke-13 untuk peredaran narkoba. Artinya ini cukup memprihatinkan dan harus menjadi perhatian kita bersama." 

"Saya yakin yang hadir pada kesempatan ini adalah sosok-sosok yang berpengaruh dan menjadi panutan di masyarakat. Karena itu kami memohon bantuan seluruh pihak untuk menjaga masyarakat dan anak-anak kita agar tidak terjerumus narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BANN Klaten Joko Sutrisno mengatakan pencanangan Desa Bersinar merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan pemberantasan narkoba. Setelah menyasar lingkungan sekolah, program serupa akan diperluas ke tingkat perguruan tinggi.

“Alhamdulillah kali ini kita canangkan Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Semoga ke depan semakin banyak desa yang bisa kita canangkan," terangnya. 

"Sebelumnya kami sudah melaksanakan pencanangan di tingkat sekolah SMK, kali ini di tingkat desa, dan selanjutnya akan dilaksanakan di tingkat kampus. Semoga kegiatan baik ini bisa terus digalakkan,” ujarnya.

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama Desa Bersinar serta penyerahan piagam pencanangan. 

Hadir dalam acara tersebut Ketua BNN Surakarta, unsur Forkopimda Kabupaten Klaten, kepala OPD terkait, serta jajaran Forkopimcam Klaten Utara. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.