Unik & Langka Klaten Gelar Kejuaraan Balap Traktor 2026, Peserta dari Sejumlah Daerah Siap Adu Cepat
Candra Isriadhi June 19, 2026 08:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ada cara unik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Klaten dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222.

Bukan balap motor ataupun balap mobil, kali ini yang akan diadu kecepatan justru kendaraan yang identik dengan aktivitas pertanian, yakni traktor.

Kejuaraan Balap Traktor 2026 dipastikan akan digelar pada 26 Juli 2026 mendatang di Dukuh Bakal, RW 05, Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.

KABAR KLATEN - Flyer lomba balap traktor di Klaten.
KABAR KLATEN - Flyer lomba balap traktor di Klaten. (Instagram/@jalananklaten)

Ajang ini diprediksi bakal menyedot perhatian masyarakat karena menghadirkan perlombaan yang jarang ditemui di daerah lain.

Traktor yang biasanya digunakan untuk membajak sawah akan dimodifikasi sesuai ketentuan lomba dan dipacu di lintasan untuk memperebutkan gelar juara.

Balap traktor bukan sekadar adu kecepatan. Para peserta juga dituntut memiliki kemampuan mengendalikan kendaraan pertanian tersebut agar tetap stabil hingga garis finis.

Inilah yang membuat perlombaan ini memiliki daya tarik tersendiri dan berbeda dari balapan pada umumnya.

Baca juga: Sosok Mujazin Investor Dapur MBG yang Marah-marah di Kantor BGN, Mengaku Kena Tipu Rp 218 M

Panitia membuka pendaftaran dengan biaya Rp 100.000 per peserta.

Meski biaya pendaftaran relatif terjangkau, hadiah yang diperebutkan tidak main-main.

Para pemenang berkesempatan membawa pulang hadiah jutaan rupiah, piala bergilir, serta piala tetap yang menjadi simbol prestasi dalam kejuaraan tersebut.

Karena kuota peserta terbatas, panitia mengimbau para pecinta balap traktor yang ingin berpartisipasi untuk segera mendaftarkan diri sebelum seluruh slot terpenuhi.

Aturan Lomba yang Wajib Dipatuhi Peserta

KABAR KLATEN - Peraturan lomba balap traktor di Klaten.
KABAR KLATEN - Peraturan lomba balap traktor di Klaten. (Instagram/@jalananklaten)

Untuk menjaga keseruan sekaligus sportivitas perlombaan, panitia telah menetapkan sejumlah aturan teknis yang wajib dipatuhi seluruh peserta.

Mesin yang digunakan bebas berbahan bakar diesel dengan ketentuan tenaga maksimal 8,5 PK.

Selain itu, ukuran poly depan ditetapkan 10 sentimeter, sedangkan ukuran poly gardan harus menggunakan standar gardan Quick.

Panitia juga menetapkan bahwa traktor yang digunakan tidak diperbolehkan menggunakan penutup vanbelt.

Baca juga: Fakta Mengejutkan Kasus MBG, Dadan Diduga Terima Suap Uang Tunai: Terjadi Berulang Kali Sejak 2025

Untuk ukuran roda diberikan kebebasan kepada peserta sesuai kebutuhan dan strategi masing-masing.

Aturan lain yang tidak kalah penting adalah setiap peserta hanya diperbolehkan menggunakan satu traktor.

Pergantian traktor atau penggunaan satu traktor oleh lebih dari satu pembalap tidak diperkenankan selama kompetisi berlangsung.

Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Menariknya, kejuaraan ini tidak hanya diikuti warga Klaten.

Sejumlah peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga telah menyatakan kesiapannya untuk bertarung di lintasan.

Beberapa nama yang sudah terdaftar antara lain Patremwus dari Ngawi, Nur dari Klaten, Adiatmo dari Rembang, Ipul dari Ponorogo, Demardi dari Magetan, Elsa dari Sragen.

Kemudian ada Toni dari Polanharjo, Agus dari Klaten Selatan, Taufik dari Klaten, Rochim dari Klaten, Mas Edi dari Klaten, Danang dari Yogyakarta, Bekti dari Sukoharjo, Prasetyo dari Magelang, hingga Dio dari Klaten.

Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menunjukkan bahwa balap traktor kini bukan sekadar hiburan lokal, melainkan telah menjadi ajang yang diminati para pecinta otomotif pertanian.

Dengan konsep yang unik, nuansa pedesaan yang khas, serta persaingan para pembalap dari berbagai daerah, Kejuaraan Balap Traktor 2026 di Klaten diperkirakan akan menjadi salah satu acara paling menarik dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222.

(Tribunnewsmaker.com/Candra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.