TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Prof Dr Sri Indarti, SE, MSi sebagai Rektor Universitas Riau (UNRI), berbagai capaian strategis berhasil ditorehkan kampus terbesar di Provinsi Riau tersebut.
Dalam kurun waktu 2023 hingga 2026, UNRI menunjukkan perkembangan signifikan pada bidang akademik, tata kelola, kemahasiswaan, hingga kerja sama internasional.
Di balik berbagai capaian tersebut, sosok Sri Indarti dikenal sebagai pemimpin yang konsisten mendorong perubahan di lingkungan kampus.
Perempuan yang menjadi rektor perempuan pertama di Universitas Riau itu menempatkan kolaborasi, tata kelola yang baik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pengembangan perguruan tinggi.
Di tengah berbagai tantangan dunia pendidikan tinggi yang terus berubah, ia berupaya memastikan Universitas Riau tidak hanya tumbuh dari sisi kuantitas, tetapi juga semakin kuat dalam kualitas, daya saing, dan reputasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Saya selalu meyakini bahwa membangun universitas tidak bisa dilakukan sendiri. Kemajuan hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni hingga para mitra. Karena itu selama memimpin Universitas Riau, fokus kami adalah memperkuat fondasi akademik, tata kelola, sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama agar kampus ini semakin siap menghadapi tantangan masa depan," kata Sri Indarti, Jumat (19/6/2026).
Tahun 2022, guru besar di Universitas Riau berjumlah 86, kemudian melesat hingga pertengahan tahun 2026 ini sudah mencapai 144 orang guru besar.
Selain itu, Universitas Riau juga meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang membuktikan bahwa seluruh laporan keuangan kampus telah dikelola secara bersih, transparan, dan sesuai dengan standar aturan yang berlaku.
Pada bidang akademik, capaian paling menonjol adalah keberhasilan UNRI meraih akreditasi institusi Unggul dari BAN-PT yang berlaku sejak 5 November 2024 hingga 18 Juli 2028.
Predikat tersebut menjadi pengakuan atas peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang terus dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
Perkembangan juga terlihat dari bertambahnya jumlah program studi.
Hingga tahun 2026, UNRI memiliki 121 program studi atau bertambah 14 program studi dibandingkan sebelumnya.
Peningkatan kuantitas ini diikuti peningkatan kualitas, dengan 44 program studi telah meraih akreditasi Unggul, enam program studi terakreditasi A, serta puluhan program studi lainnya memperoleh predikat Baik Sekali.
Penguatan mutu akademik juga ditandai dengan capaian akreditasi internasional. Tiga program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis berhasil memperoleh akreditasi internasional FIBAA pada 2025, disusul Program Studi Teknik Sipil dan Sistem Informasi yang memperoleh akreditasi IABEE pada 2026.
Selain itu, implementasi kurikulum Outcome Based Education (OBE), program Fast Track, serta Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) turut memperkuat daya saing lulusan.
Pada bidang Umum dan Keuangan, UNRI terus memperkuat tata kelola menuju Good University Governance sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).
Berbagai reformasi dilakukan melalui penerapan sistem merit, remunerasi berbasis Key Performance Indicator (KPI), serta penguatan budaya kerja profesional dan akuntabel.
Transformasi tersebut didukung pengembangan sistem digital yang terintegrasi, mulai dari dashboard presensi, logbook kinerja harian, e-remunerasi, hingga layanan pengaduan dan helpdesk digital.
Di sisi lain, UNRI juga memperkuat kemandirian finansial melalui optimalisasi aset dan pengembangan berbagai unit usaha yang menjadi sumber pendapatan non-UKT.
Perhatian terhadap fasilitas pendidikan juga terus dilakukan. Salah satunya melalui upaya penyelesaian pembangunan Gedung B Rumah Sakit Universitas Riau yang diharapkan dapat memperkuat fungsi rumah sakit pendidikan sekaligus mendukung kegiatan akademik di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan.
Tahun awal periode kepemimpinan, memastikan kepastian hukum KDP Gedung B RS UNRI hingga penghitungan ulang nilai konstruksi dan perencanaan pembangunan kembali, hingga pengajuan bantuan penyelesaian gedung KDP. Tahun 2026 akan dimulai renovasi tahap 1 gedung tersebut.
Pada bidang Kemahasiswaan dan Alumni, UNRI mencatat tren peningkatan yang menggembirakan. Jumlah prestasi mahasiswa meningkat dari 482 capaian pada 2023 menjadi 891 capaian pada 2025.
Prestasi tersebut diraih pada berbagai kompetisi tingkat internasional, nasional, maupun regional.
Selain prestasi, jumlah mahasiswa penerima beasiswa juga terus meningkat. Hingga tahun 2025 terdapat 49 jenis program beasiswa yang mendukung ribuan mahasiswa.
UNRI juga berhasil memperoleh berbagai hibah pengembangan mahasiswa, termasuk Program Wirausaha Merdeka dan Program Digitalisasi ASRI yang memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa.
Penguatan hubungan dengan alumni turut menjadi perhatian. Melalui kolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA UNRI), kampus terus memperluas jaringan karier, peluang kerja, serta kontribusi alumni dalam mendukung pengembangan institusi dan mahasiswa.
Bentuk aktualisasi alumni dengan Universitas Riau di antaranya memberikan beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu, kemudian kerjasama unit usaha homestay Universitas Riau, serta rencana pembangunan rumah alumni oleh IKA UNRI, juga memberikan masukan terhadap kurikulum prodi/jurusan.
Sementara itu, pada bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, UNRI berhasil meningkatkan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi 90 dengan predikat A pada tahun 2025. Di saat yang sama, UNRI juga memperluas jejaring internasional dengan 28 mitra dari 16 negara, meningkatkan posisi dalam pemeringkatan QS Asia Rankings 2026, mengembangkan platform Satu UNRI menuju Smart Campus, serta mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan modern melalui Proyek AKSI ADB yang menghadirkan 10 gedung baru untuk mendukung pembelajaran masa depan.
CAPAIAN
Berbagai capaian yang diraih Universitas Riau dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari komitmen kuat yang dibangun di bawah kepemimpinan Prof Dr Sri Indarti, SE, MSi.
Sejak awal masa kepemimpinannya, ia menempatkan penguatan mutu akademik, tata kelola modern, serta transformasi digital sebagai prioritas utama pengembangan kampus.
Menurut Sri Indarti, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya dilakukan melalui pembukaan program studi baru, tetapi juga harus diiringi peningkatan mutu, relevansi kurikulum, serta pengakuan nasional dan internasional.
Maka, UNRI secara konsisten mendorong akreditasi unggul dan akreditasi internasional pada berbagai program studi.
Komitmen lainnya terlihat pada penguatan tata kelola kampus yang transparan dan akuntabel.
Berbagai sistem digital dikembangkan untuk mendukung efektivitas layanan, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan produktivitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Pada saat yang sama, perhatian terhadap mahasiswa juga menjadi bagian penting dari kebijakan yang dijalankan.
Berbagai program beasiswa, pengembangan prestasi, kewirausahaan, hingga dukungan terhadap kreativitas mahasiswa terus diperluas agar lulusan UNRI memiliki daya saing yang kuat.
Prof Sri Indarti juga mendorong perluasan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, industri, lembaga riset, dan mitra internasional. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen dalam kegiatan akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Transformasi digital menjadi salah satu warisan penting yang dibangun selama masa kepemimpinannya.
Penerapan ijazah elektronik, transkrip elektronik, hingga integrasi layanan melalui platform Satu UNRI menjadi bagian dari upaya menghadirkan kampus yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, Sri Indarti menilai fondasi kemajuan Universitas Riau telah semakin kuat.
Capaian yang diraih saat ini diharapkan menjadi pijakan bagi UNRI untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
( Tribunpekanbaru.com / Alexander )