Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menyosialisasikan kemudahan layanan perizinan melalui program siniar atau podcast "Ngobrol Pagi Pelayanan Inspiratif Kepulauan Seribu" (Ngopi 1.000) guna menarik investasi dan mendukung pengembangan sektor pariwisata.
"Kemudahan layanan perizinan yang disosialisasikan melalui podcast ini diharapkan mampu menarik minat investor ke wilayah Kepulauan Seribu," kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Jumat.
Menurut Fadjar, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pariwisata sebagai keunggulan kompetitif utama Kepulauan Seribu.
Ia mengatakan perkembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada destinasi wisata, tetapi juga ditopang oleh kebersihan lingkungan, keramahtamahan masyarakat, dan kualitas kuliner lokal.
Menurut dia, kemudahan perizinan dapat mendorong masuknya investasi yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja serta peningkatan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Fadjar menilai podcast tersebut juga menjadi sarana edukasi yang efektif untuk menyampaikan berbagai program pemerintah, khususnya pelayanan administrasi kepada masyarakat di wilayah kepulauan.
"Saya berharap pesan-pesan ini bisa terimplementasi dengan baik di tengah masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPPMPTSP) Kepulauan Seribu Wachid Wahyudi mengatakan program "Ngopi 1.000" dirancang sebagai ruang diskusi yang santai sekaligus informatif.
Program tersebut dijadwalkan hadir secara rutin untuk menjangkau warga di 11 pulau berpenduduk setiap Kamis pada pekan ketiga setiap bulan mulai pukul 09.00 WIB.
Menurut Wachid, konsep interaktif menjadi salah satu keunggulan program karena warga dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung melalui kolom komentar yang akan dijawab narasumber terkait.
"Kami menyadari kondisi geografis Kepulauan Seribu yang terdiri atas banyak pulau. Melalui program ini, edukasi mengenai perizinan yang paling sering dibutuhkan warga dapat tersampaikan secara merata tanpa terkendala jarak," katanya.





