Ribuan Warga Iran Berkumpul di Ibu Kota, Kompak Nyatakan Tak Percaya dengan Kesepakatan Damai AS
Nathanael MoerRahardian June 20, 2026 09:11 AM

- Ribuan orang berkumpul di Lapangan Revolusi Teheran pada Kamis (18/6/2026) untuk memperingati Asyura yakni hari ke-10 bulan Muharram.

Peringatan ini sekaligus mengenang kemartiran Imam Hussein ibn Ali dalam Pertempuran Karbala pada tahun 680 M.

Dalam acara tersebut, warga menyambut baik kesepakatan damai yang tercapai antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Namun, mayoritas tidak percaya lagi dengan AS karena rekam jejak buruknya.

Warga bernama Bardideh berharap pengalaman perjanjian nuklir tahun 2015 tidak terulang lagi.

"Kami tidak mempercayai Amerika, dan para pejabat kami juga tidak mempercayai mereka. Duduk di meja perundingan dengan rasa tidak percaya," kata Bardideh.

Ungkapan ketidakpercayaan terhadap AS juga disampaikan jemaah salat Jumat di Teheran.

Seyed Mohammad Hassan Aboutorabi Fard selaku khatib memperingatkan bahwa Washington tidak dapat dipercaya untuk menepati perjanjian tersebut.

"Pemerintahan AS sama sekali tidak dapat dipercaya dalam keadaan apa pun," kata Fard.

Adapun dokumen yang ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian berisi 14 poin perdamaian.

Di antaranya pembukaan Selat Hormuz, pencabutan blokade, hingga penghentian perang di seluruh lini termasuk Lebanon.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.